Viewer: 655
0 0

Home / Nasional

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 14:32 WIB

Soal Kasus Djoko Tjandra, Kabareskrim: Ini Marwah Hukum, Polri Harus Dengar MasyarakatSoal Kasus Djoko Tjandra, Kabareskrim: Ini Marwah Hukum, Polri Harus Dengar Masyarakat

Viewer: 656
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 13 Detik

Kompasnasional | Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo menegaskan, Polri harus mendengar masukan dari masyarakat dalam mengungkap kasus dugaan suap penghapusan red notice Djoko Chandra. Apalagi kasus ini melibatkan dua anak buahnya, Irjen Polisi Napoleon Bona Parte dan Brigjen Polisi Prasetyo.

Menurutnya, Polri sangat serius mengungkap skandal gratifikasi tersebut. Hal itgu untuk menunjukkan ke publik bahwa marwah hukum masih ada dan harus ditegakkan di Indonesia.

Dalam penegakan hukum, katanya, Polri harus peka dan memperhatikan rasa keadilan masyarakat.

“Ini juga menjadi hal penting, sehingga rasa keadilan masyarakat tidak terkoyak,” katanya.

Baca Juga  Presiden Jokowi Minta Pramuka Jadi Gerakan Keren dan Mutakhir

Ia mengakui, penegakan hukum terkadang dirasakan kurang adil dan masih banyak hal yang harus diperbaiki.

“Marwah institusi harus terus menerus kita perbaiki dan kita jaga. Polri juga harus mampu mengawal dan selalu berada di depan dalam menyuksekan program-program pemerintah,” katanya.

“Apalagi, dalam situasi saat ini, pemerintah sedang bekerja keras untuk menangani dampak covid dan mengembalikan pertumbuhan ekonomi nasional,” imbuhnya.

Listyo mengungkapkan, sesuai paradigma baru, Polri harus benar-benar menginternalisasi dan mengejawantahkan nilai-nilai Tri Brata dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi Kepolisian.

Baca Juga  Polisi Rencanakan Periksa Amien Rais sebagai Saksi Kasus Hoax Ratna Sarumpaet

Karena, menurutnya, masyarakat saat ini sudah sangat kritis. Sedangkan Polri sudah menjadi lembaga publik yang sangat terbuka.

“Gampang dilihat orang, oleh karena itu, transparansi dan kesungguhan dalam melaksanakan tugas menjadi penting untuk menjaga kepecayaan publik,” ujar Listyo.

Karenanya, Polri harus mau menjadi pendengar yang baik dan menjadi pelayan masyarakat.

“Dengan mau mendengar, Polri pasti akan mudah menyerap masukan-masukan dari masyarakat, sehingga kita bisa mengetahui apa yg diharapkan masyarakat dari Polri,” tuturnya.(GM/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Asahan

Bagikan Sembako, Lions Club M Golden Estate Bersama Camat Kota Kisaran Barat Door to Door Sambangi Warga pinggiran kota

Arsip

Belanja Pemeliharaan Barang TA 2015-2016 Diduga Di Mark Up

Arsip

Pernikahan anak jenderal, Budi Waseso dan Budi Gunawan jadi besan

Arsip

Disegel KPK, Rumah Bupati Subang Kini Tak Berpenghuni

Nasional

Kapolri Instruksikan Semua Anggota Memakai Helm Dan Rompi Anti Peluru
Walikota Tanjungbalai Salurkan Bantuan Pengelola KUBE Rp1 Miliar -kompasnasional

Arsip

Walikota Tanjungbalai Salurkan Bantuan Pengelola KUBE Rp1 Miliar

Berita

Petani Butuh Kepastian Harga Pascapanen

Berita

Fahri Hamzah: Kekosongan Kursi Ketua DPR Jangan Dibiarkan