Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Kriminal / Nasional / Reviews

Selasa, 12 Juli 2016 - 11:32 WIB

Predator Seks Penghina Jokowi Ditangkap di Puncak Bogor

Viewer: 708
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 20 Detik

M Arsyad (26), predator seks yang pernah menghina Presiden Jokowi, ditangkap di sebuah vila di Puncak Bogor, Senin (11/7/2016).

Arsyad ditangkap karena menculik dan memperkosa bocah perempuan berusia 10 tahun. Arsyad melakukan pencabulan terhadap dua bocah berbeda.

Pertama, Arsyad mencabuli bocah perempuan berusia 10 tahun di kawasan Tapos, pada Minggu (4/6/2016). Kedua, Arsyad kembali memperkosa perempuan berusia 10 tahun lainnya, dan membawanya ke sebuah vila di Puncak, Bogor, Minggu (10/7/2016).

Arsyad menculik bocah 10 tahun itu dari kolam renang di Cilodong, Depok. Arsyad lalu membawanya ke Puncak Bogor untuk melampiaskan hawa nafsunya.

Baca Juga  Koramil 1208-07/Teluk Keramat Hadiri Kegiatan Pengukuhan Dewan Dakwah Islam Wilayah Binaan.

Kini, Arsyad sudah mendekam di tahanan Polresta Depok. Dia dibekuk di Puncak, Bogor oleh aparat Polresta Depok, Senin (11/7/2016) pagi.

Kapolresta Depok Kombes Harry Kurniawan menuturkan terungkapnya kasus ini setelah pihaknya menerima laporan orangtua korban, Minggu (10/7/2016) malam.

Setelah mendapat laporan, polisi langsung melakukan pengejaran dan mendapati pelaku di sebuah villa di Puncak Bogor bersama bocah yang diculiknya.

“Dari hasil interogasi, pelaku merayu korban dan membawanya ke Puncak dengan sepeda motor. Setelah dicabuli, korban akan dipulangkan kembali,” ujar Harry, Senin (11/7/2016).

Baca Juga  Kunjungan Kerja Komisi III DPR RI Ke Polda Kalimantan Barat

Dikatakan Harry, dari hasil pemeriksaan, pelaku melancarkan aksinya dengan mengajak ke minimarket untuk berbelanja. Namun, pelaku justru membawa korban villa untuk dicabuli.

Pelaku diketahui pernah berurusan dengan polisi. Bahkan, Arsyad pernah mendekam di penjara lantaran menghina Presiden Jokowi. Pelaku mengunggah gambar yang melecehkan Presiden Jokowi bersama Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri.

“Dia ini dulu sempat bikin ulah juga. Kasusnya menghina (menyebar gambar) yang tidak pantas,” ujar Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Depok, AKP  Elly Padiansari (pjkst|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Prabowo Ungkap Nilai Harta Karun dari Hasil Olahan Timah di Bangka

Berita

Batih Tuud Selakau Hadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Badan Pemusyawaratan Desa (BPD)

Berita

Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan Bambang Haryanto

Berita

Dandim 0207/Simalungun Tinjau Posko PPKM Level 4 Di Kota Pematang Siantar

Berita

59 Mahasiswa Program Diploma 1 Industri Asal Kabupaten Mempawah Ikuti Uji Kompetensi

Berita

Polda Kalbar Gagalkan Perdagangan Orang Satu Pelaku di Amankan

Berita

Polsek Pontianak Timur Sudah Tersedia Ruangan Lactasi Dan Ruangan Problem Solving

Berita

Dua Perawat Positif COVID-19Pelayanan Umum Puskesmas Kartini Ditutup