Home / Arsip / Arsip 2016 / Nasional

Selasa, 27 September 2016 - 12:10 WIB

Polres Simalungun Pecat 4 Oknum Polisi Nakal

Viewer: 650
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 31 Detik

Simalungun – Kompasnasional.com

Empat personel Polres Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), terkena sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Upacara penanggalan atribut Polri tersebut dipimpin langsung Kapolres Simalungun AKBP Yofie Girianto Putro di Halaman Mapolres, Senin (26/9/2016).

Personel yang terkena PTDH itu adalah Briptu Yuda Lesmana, Briptu Jacob Halomoan Silitonga, Bripda Taufik Akbar Siregar dan Bripda Edwin Naikman Nadeak. Namun saat upacara penanggalan atribut Polri, hanya satu orang hadir.

“Mereka dikenakan PTDH karena melanggar disiplin secara terus-menerus dan berulang, lebih dari tiga kali sebagai seorang anggota Polri,” jelas Yofie.

Dia mengatakan, upacara penanggalan atribut Polri atau PTDH merupakan realisasi penerapan kedisiplinan terhadap personel Polri.

Baca Juga  Dr. Darmawan Yusuf (LCM Golden Estate) dan Hongme (LCM Grace) Pimpin Penyaluran Bantuan Korban Kebakaran di Medan Area

Selain itu, bilang mantan Kapolres Nias ini, juga merupakan implementasi tindakan tegas oleh organisasi Polri bagi personel yang melakukan tindak pidana maupun yang melakukan pelanggaran disiplin secara terus menerus, diulang-ulang lebih dari tiga kali dan sudah melalui proses Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri (KKEPP).

Menurutnya, upacara PTDH baru pertama kali dilakukan di Polres Simalungun. Tapi ke depan akan tetap dilaksanakan terhadap personel yang tetap melakukan pelanggaran.

“Diharapkan peristiwa ini dijadikan sebagai contoh dan pelajaran bagi semua personel, untuk interospeksi diri supaya menjadi lebih baik lagi,” tandasnya.

Yofie juga berpesan kepada personel yang telah diberhentikan agar setelah kembali ke masyarakat segera bergaul dengan baik.

“Semoga dapat memperoleh peluang lebih baik lagi dalam berkarir di luar organisasi Polri,” ujarnya.

Kapolres juga menegaskan kepada seluruh personel agar meningkatkan iman dan takwa agar selalu mendapat bimbingan dan petunjuk dalam setiap langkah dan tindakan. Tingkatkan kedisiplinan pribadi dan kesatuan sebagai benteng mencegah dan menjauhi diri dari perbuatan merugikan nama baik pribadi, keluarga dan kesatuan.

“Pelihara sikap, tingkah laku dan tutur kata menjalani hubungan dengan sesama rekan maupun masyarakat sehingga menciptakan hubungan lebih harmonis, hindari sikap arogan, iri, dengki dan sombong sehingga dapat menjadi teladan di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” tutupnya. (kn/msc)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Trump Berkeras Meksiko Harus Bayari Pembangunan Tembok Perbatasan

Berita

SBSI 1992 Mengusulkan Selain Mendapat Mendapat bantuan Kartu Prakerja Dari Pemerintah Juga Mendesak Pemerintah Supaya Melonggarkan Pencairan Dana JHT

Nasional

Ucapkan Milad ke Muhammadiyah, Ketum PBNU: Bersama Jaga Pancasila

Arsip

Zayn Malik Botaki Rambut usai Rayakan Idul Adha

Berita

TNI AL Temukan CVR Lion Air JT-610 di Kedalaman 38 Meter

Arsip

Pengunjung Sidang Jessica Membeludak, Polisi Kewalahan Menertibkan

Arsip

Anies Baswedan, Mantan Timses Jokowi Yang Keras Keritik Prabowo

Headline News

Mulai Besok, Semua Moda Transportasi Boleh Operasi Lagi