Viewer: 633
0 0

Home / Medan

Senin, 13 Juli 2020 - 07:08 WIB

KontraS Sumut Minta Penganiaya Saksi di Polsek Percut Sei Tuan

Viewer: 634
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 16 Detik

Kompasnasional | Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatera Utara (Sumut) mengapresiasi pencopotan Kompol Otniel Siahaan dari jabatan Kapolsek atas dugaan penganiayaan yang dialami saksi kasus pembunuhan di Polsek Percut Sei Tuan. Yang besangkutan bersama sejumlah personel ditarik untuk diperiksa Bidpropam Polda Sumut.

Kendati demikian, KontraS Sumut mendesak Polri untuk menerapkan pelanggaran pidana kepada seluruh personel yang diduga terlibat penganiayaan terhadap saksi bernama Sarpan.

“Kami mendukung kepolisiaan menegakkan disiplin secara profesional dan transparan. Selain itu yang patut kami tunggu yakni soal sanksi pidananya,” kata Koordinator KontraS Sumut Amin Multazam, Sabtu (11/7/2020).

Baca Juga  Disokong Bandar Besar Medan Judi Togel Bendera "Tikoti" Berkibar Di Kota Parapat

Dia menilai, pendekatan penegakan hukum merupakan langkah yang wajib diambil dalam memulihkan nama baik Polri. Sekaligus menjadi alarm bagi siappaun personel Polri agar kejadian yang sama tidak terulang kembali.

“Supaya jadi preseden agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Jangan cuma didiamkan, lalu minta maaf dan berdamai. Dukungan masyarakat diperlukan untuk mengawal kasus-kasus semacam ini. Selain itu, si korban juga harus mendapat rehabilitasi dan dipulihkan nama baiknya,” ujarnya.

Amin mengatakan, dalam KUHAP, seorang tersangka memiliki hak-hak yang wajib dipenuhi polisi. Apalagi yang diperiksa seorang saksi. Karena itu, penyidik Polsek Percut Seituan dinilai sudah melanggar prosedur pemeriksaan.

Baca Juga  Pesawat Saudi Airlines Alami Gangguan, Penerbangan 440 Jemaah Umroh Tertunda 8 Jam

“Terlepas siapapun pelakunya, apakah polisi atau bukan, justru itu pentingnya kasus ini dilaporkan secara pidana,” ucapnya.

KontraS mendorong penyidik untuk mengungkap siapa saja pelaku penganiayaan. Ini untuk membuktikan aparat sekalipun tidak kebal hukum jika melakukan kesalahan.

“Saya kira proses hukum pidana dan sanksi etika ini sama pentingnya untuk membuktikan kepolisian mampu menegakkan hukum secara baik dan benar,” ujar Amin.(HN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Foto pemusnahan ladang ganja di Sumut

Berita

Momentum Hari Pahlawan, BNN Musnahkan Ladang Ganja di Sumut

Arsip

Melarikan Diri Ke Atas Rumah, Seorang Begal Di Medan Tewas Di Tembak

Berita

Pesawat Saudi Airlines Alami Gangguan, Penerbangan 440 Jemaah Umroh Tertunda 8 Jam

Berita

KPU Sumut Lakukan Penelitian Perbaikan Dokumen Bakal Paslon Pilgubsu
foto Ilustrasi narkoba

Berita

Dites Urine Dadakan, 2 Personel Polsek Percut Sei Tuan Positif Narkoba

Berita

Ditabrak Burung Saat Hendak Landing, Pesawat Garuda Indonesia Batal Terbang

Berita

Rekap KPU kemenangan Irsan – Arwin 43 ribu suara lebih

Berita

Driver Go-Car Ditahan Polisi setelah Menodongkan Softgun ke Personel PM