Viewer: 976
0 0

Home / Internasional

Kamis, 18 Juni 2020 - 21:56 WIB

Tolak Negosiasi dengan China Soal LCS, Indonesia Kirim Catatan Diplomatik Kedua Ke PBB

Viewer: 977
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 26 Detik

Kompasnasional | Menteri Luar Negeri (Menlu RI), Retno Marsudi kembali menegaskan bahwa tidak ada negosiasi soal perbatasan Indonesia di wilayah Laut China Selatan.

Untuk kembali menegaskan hal tersebut, Indonesia mengirim catatan diplomatik kedua ke PBB pada tanggal 12 Juni 2020.

“Catatan kedua Indonesia pada dasarnya adalah untuk lebih menegaskan kembali posisi konsisten kami yang di bawah Unclos 1982,” ujar Menlu dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Kamis (18/6/2020).

Catatan kedua ini adalah untuk menanggapi catatan China pada tanggal 2 Juni 2020 tentang permintaan pihak China untuk negosiasi dan konsultasi.

Indonesia sebagai salah satu negara penandatangan “Hukum Laut UNCLOS 1982”, mengambil sikap tegas dengan menolak klaim China di Laut China Selatan.

Baca Juga  Pencuri Kotak Infaq Masjid At-Taqwa Aek Kuasan Terekam CCTV

“Tidak ada klaim yang tumpang tindih seperti itu. Karena alasan ini, tidak ada yang perlu dinegosiasikan,” tegas Menlu.

Sementara itu di Laut China Selatan, ketegangan China dan Amerika Serikat (AS) sedang berada di titik tinggi.

Dikutip dari Serambi News kapal perang kedua negara berdekatan dan saling siaga di tengah lautan Pasifik. Jika tak ada jalan keluar maka bentrokan bersenjata bakal meletus.

Seorang sumber militer China mengatakan bahwa dalam satu insiden di bulan April, kapal-kapal dari kedua negara saling berdekatan sejauh 100 meter.

Baca Juga  Korban Keracunan MBG Lampaui 8 Ribu Anak, Naik Terus dalam 2 Pekan Terakhir

“Insiden semacam itu menunjukkan kurangnya kepercayaan politik antara kedua militer,” kata sang sumber seperti dikutip South China Morning Post.

Namun sang sumber itu tidak menyebutkan kapal perang mana yang terlibat dalam pertemuan itu.

Beijing dan Washington telah berkompetisi untuk mengerahkan lebih banyak kapal perang ke wilayah tersebut sejak kru di kapal induk yang berbasis di Pasifik Amerika, USS Theodore Roosevelt dan USS Nimitz terpapar virus corona pada akhir Maret.

Sementara kapal-kapal Angkatan Laut People’s Liberation Army (PLA) China yakni Liaoning dan Shandong, tampaknya tidak terpengaruh oleh wabah corona.(TN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Satu Mahasiswa Indonesia Yang Ditangkap Pemerintah Turki Dibebaskan

Internasional

Tak Tinggal Diam, China Kerahkan 10 Pesawat Pembom Rudal untuk Atasi Provokasi Asing di Laut Natuna Utara

Internasional

Ilmuwan Iran Dibunuh, Rouhani Tuduh Israel Tentara Bayaran

Berita

500an massa menghadiri Pelantikan DPW DJM 1 Kali Lagi di Bali

Internasional

Dicurigai Ada 50 Laboratorium Rahasia di China yang Produksi Senjata Biologis

Internasional

Dampak Krisis Ekonomi, Tingkat Pencurian di Rusia Semakin Tinggi

Internasional

Hadiri Acara Amal, Wali Kota Gdansk di Polandia Ditikam
Bom Sebelumnya Renggut 86, Tadi Subuh Bom di Prancis Tewaskan 13 Orang-kompasnasional

Arsip

Bom Sebelumnya Renggut 86, Tadi Subuh Bom di Prancis Tewaskan 13 Orang