Viewer: 714
1 0

Home / Ekonomi

Rabu, 27 Mei 2020 - 11:05 WIB

Maskapai Penerbangan Arab Saudi Beroperasi Kembali 31 Mei

Viewer: 715
1 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 46 Detik

Kompasnasional | Perusahaan maskapai penerbangan Arab Saudi sedang bersiap untuk membuka kembali sejumlah penerbangan domestik mulai 31 Mei. Hal ini dilakukan usai kerajaan Saudi mulai melonggarkan pembatasan untuk mencegah penularan virus Corona.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (27/5/2020) sebanyak 60 penerbangan akan dimulai kembali setiap hari pada tahap pertama pada Minggu (31/5). Kantor berita Arab Saudi melaporkan bahwa larangan melakukan perjalanan domestik, mengadakan salat di masjid-masjid, dan kehadiran di tempat kerja baik di sektor pemerintah maupun swasta akan dicabut mulai 31 Mei.

Sebelumnya, Arab Saudi menyatakan akan mengakhiri jam malam yang diberlakukan secara nasional untuk membatasi penyebaran virus Corona (COVID-19). Jam malam akan diakhiri mulai 21 Juni mendatang untuk seluruh wilayah Saudi, kecuali kota suci Mekah.

Baca Juga  Dana Otsus Papua akan Diaudit BPK, KPK: Sudah Lama Dikeluhkan

Seperti dilansir AFP, Selasa (26/5/2020), aktivitas salat di seluruh masjid di luar Mekah akan diperbolehkan kembali mulai 31 Mei mendatang. Hal tersebut disampaikan Kementerian Dalam Negeri Saudi dalam pengumuman via kantor berita Saudi Press Agency (SPA).

Jam malam di Saudi telah diberlakukan selama dua bulan terakhir. Saat Idul Fitri, otoritas Saudi memberlakukan jam malam penuh atau 24 jam di seluruh wilayahnya.

Kementerian Dalam Negeri Saudi menyatakan bahwa pembatasan akan mulai dilonggarkan secara bertahap pada pekan ini, dengan jam malam dilonggarkan antara pukul 06.00 pagi hingga pukul 15.00 sore, antara Kamis hingga Sabtu.

Mulai Minggu hingga 20 Juni mendatang, jam malam akan dilonggarkan hingga pukul 20.00 waktu setempat. Kemudian pada 21 Juni, seluruh jam malam akan dicabut sepenuhnya.

Baca Juga  Ini Program Relaksasi Kredit Bagi Nasabah Bank UOB Indonesia

“Mulai Kamis (28/5), Kerajaan akan memasuki fase baru (penanganan pandemi Corona) dan akan secara bertahap kembali ke normal dengan didasarkan pada aturan social distancing,” sebut Menteri Dalam Negeri Saudi, Tawfiq Al-Rabiah, dalam pernyataannya.

Arab Saudi sejauh ini melaporkan sekitar 75 ribu kasus virus Corona, dengan nyaris 400 kematian.

Pada Maret lalu, Saudi menangguhkan aktivitas ibadah umroh karena kekhawatiran penyebaran virus Corona. Kementerian Dalam Negeri Saudi menyatakan bahwa penangguhan itu masih akan diberlakukan.

Otoritas Saudi belum mengumumkan apakah ibadah haji tahun ini — yang dijadwalkan pada akhir Juli — masih akan digelar. Namun pemerintah Saudi sebelumnya mengimbau umat muslim untuk sementara menunda persiapan ibadah haji. (DC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Rupiah Masih Diposisi Rp 13.000-an per USD

Arsip

Remaja Ini Tolak Tawaran Bisnis Senilai Rp 393 Miliar
Sanksi Tegas! Berani Jual Gula di Atas Rp 12.500/Kg Siap-siap Disambangi Polisi

Berita

Sanksi Tegas! Berani Jual Gula di Atas Rp 12.500/Kg Siap-siap Disambangi Polisi

Berita

PM Jepang Kirim Delegasi Temui Jokowi Bahas Proyek Infrastruktur

Ekonomi

Buah Tanaman Porang Dibandrol Rp1,5 Juta Per Kilo

Berita

Melantai di BEI, Saham AirAsia Terus Terbang

Ekonomi

Potret Besar dan Beratnya Beban Driver Ojek Online

Berita

HEADLINE: Beda Data Impor Garam Kemenperin Vs KKP, Valid Mana?