Home / Arsip / Arsip 2016 / Korupsi

Senin, 22 Februari 2016 - 06:41 WIB

KPK Periksa Tiga Pejabat Mahkamah Agung Terkait Kasus Suap Andri Tristianto

Viewer: 535
0 0
Terakhir Dibaca:55 Detik

KOMPASNASIONAL.COM

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)memeriksa Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum (Badilum) Mahkamah Agung, Herri Swantoro.

Herry akan dimintai keterangannya untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Kepala Sub Direktorat Kasasi Perkara Perdata, Andri Tristianto Sutrisna (kini diberhentikan sementara).

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ATH (Andri Tristianto Sutrisna),” ujar Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati, Jakarta, Senin (22/2/2016).

Selain memerika Herri, penyidik juga mengagendakan memeriksa Direktur Pranata dan Tata Laksana Pidana Wahyudin dan Direktur Pranata dan Perkara Perdata MA Ingan Malem Sitepu.

Baca Juga  Hendak ke Marawi dan Mau Diserang Aparat, 3 WNI Dibekuk di Malaysia

Penyidik juga memanggil saksi dari luar unsur MA yakni Ketua Dewan Peradilan Nasional Fauzi Yusuf.

Sebelumnya, KPK menggeledah ruangan Andri di Mahkamah Agung.
Penyidik berhasil menyita sebanyak 10 buah handphone dengan 3 sim card, 1 external hard disk, dan 1 hard disk laptop.

Baca Juga  Penyidik Poldasu Dilaporkan ke Kapolri

Sekadar informasi, KPK menangkap Andri di rumahnya usai menerima suap Rp 400 juta dari PT Citra Gading Asritama (CGA) Ichsan Suaidi.
Suap tersebut guna penundaan salinan putusan kasasi dengan terdakwa Ichsan.

Tidak berselang lama, KPK menetapkan keduanya bersama seorang pengacara Awang Lazuardi Embat sebagai tersangka.

Awang sendiri adalah perantara Ichsan dengan Andri.(kn/tbnn)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Pengen Sekolah di Hari Pertama, Arya Si Bocah Obesitas Tuntut Orangtua Rp1 Miliar

Arsip

Harga Rkok Naik, Edies Adelia Minta Para Pria Agar Tidak Heboh

Arsip

JK Nilai Amerika Serikat Lebih Baik Dipimpin Oleh Hillary Clinton

Arsip

Ini Permasalahan Antara Polisi VS Satpol PP di Makassar Berujung Bentrok

Arsip

Walikota Sebut Kadin Organisasi Besar

Arsip

Peletakan Batu Pertama TPT Irigasi Desa Lawe Pasaran Tengku Mbelin Diresmikan

Arsip

Pemprov DKI Resmi Hentikan Izin Usaha Hotel Alexis

Arsip

Kapolda Metro sebut dua pria ini 90 persen terlibat penyiraman Novel