Home / Headline News / Internasional

Kamis, 24 Januari 2019 - 14:01 WIB

Derita PNS di AS Menganggur karena Shutdown

Seorang anak ikut dalam protes terkait dampak penutupan pemerintahan Amerika Serikat. (Foto: REUTERS/George Frey)

Seorang anak ikut dalam protes terkait dampak penutupan pemerintahan Amerika Serikat. (Foto: REUTERS/George Frey)

Viewer: 501
0 0
Terakhir Dibaca:34 Detik
KOMPASNASIONAL–Shutdown di Amerika Serikat telah memasuki hari ke-33 dan belum ada tanda-tanda akan berakhir. Paling menderita adalah 800 ribu pegawai negeri sipil (PNS) yang tidak mendapatkan gaji.
Shutdown terjadi karena Kongres tidak menyetujui anggaran yang diajukan pemerintah Donald Trump. Akibatnya, anggaran untuk operasional pemerintahan tidak juga cair, ribuan PNS terpaksa dirumahkan.

Pegawai keamanan Administrasi transportasi mendapatkan donasi makanan di distribusi makanan terkait dampak penutupan pemerintahan Amerika Serikat. (Foto: REUTERS/Brendan McDermid)

Kebanyakan dari mereka kini jatuh miskin, terpaksa mengais makanan di dapur-dapur umum kota atau bank makanan. Beberapa dari mereka mencari bantuan sosial untuk pengangguran. Beberapa terpaksa mencari pekerjaan lain.(Kumparan/AW)
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga  Ribuan Siswa Bolos Sekolah untuk Mendemo PM Australia

Share :

Baca Juga

Headline News

Pangdam XII/Tpr Dampingi Kasad Beri Arahan Kepada Prajurit dan PNS se-Garnizun Palangka Raya

Internasional

Presiden Trump Peringatkan: ‘Amerika Hancur Jika Gereja Tidak Dibuka Kembali’

Arsip

Takut Ditembak Mati Terkait Narkoba, Puluhan Pejabat Filipina Serahkan Diri

Arsip

Tebusan Tak Dibayar, Abu Sayyaf Penggal Sandra Kanada

Berita

Stabilitas Sektor Jasa Kisangani RI hingga Akhir November Masih Terjaga

Headline News

Fakta Baru Perang Rusia-Ukraina, Biden Ngamuk ke Zelensky

Internasional

Tes keperawanan’ dengan dua jari bagi korban perkosaan dilarang pengadilan Pakistan, disebut ‘penghinaan dan tidak ilmiah’

Berita

Kabar Duka, Dokter Umum Puskesmas Di Kampar Meninggal Akibat Covid-19