Home / Arsip / Arsip 2016 / Nasional / Reviews

Sabtu, 3 Desember 2016 - 12:10 WIB

Lily Wahid Tegaskan Tak Ada Agenda Lengserkan Presiden Jokowi

Viewer: 571
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 31 Detik

Mantan Anggota DPR Lily Wahid mempertanyakan sikap polisi yang langsung main tangkap terhadap Rachmawati Soekarnoputri dan beberapa orang lainnya. Lily yang merupakan adik dari almarhum Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini menegaskan, tidak ada upaya makar yang dilakukan oleh Rachmawati cs terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Liburan natal Pergi.com bagi2 diskon Rp 100,000“Kita semua sama dari gerakan selamatkan NKRI itu sama. Kita menuntut untuk kembali MPR menyelenggarakan Sidang Istimewa, dengan agenda tungal kembali ke UUD ’45. Bukan agenda lengserkan Presiden enggak ada lah,” kata Lily saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Sabtu (3/12).

Lily menjelaskan, sebelum penangkapan, dirinya ikut dalam diskusi dengan Rachmawati cs. Dia dan Gede Sirina (pengamat dari Universitas Bung Karno) ikut hadir dalam pertemuan tersebut. Tetapi hanya berdua yang tidak ditangkap, lainnya langsung dicokok polisi dan dibawa untuk dimintai keterangan.

Baca Juga  Zenfone 2 Laser 6 Inci Dijual Rp 3,6 Juta di Indonesia

“Ya kita berdua ini yang enggak ditangkep,” ujarnya.

Bekas Politikus PKB ini mengaku tak mengetahui secara pasti mengapa hanya dia dan Gede yang tidak ditangkap. Padahal keduanya turut dalam pertemuan dengan Rachmawati cs dan juga turut membubuhkan tanda tangan untuk diserahkan ke DPR.

Lily kembali menegaskan, tidak ada agenda melengserkan pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dia amat menyesalkan sikap polisi yang asal main tangkap tanpa ada pemanggilan untuk dimintai keterangan terlebih dahulu.

Baca Juga  Gara-gara Tak Mau Masak Nasi, Bapak Bunuh Anak Kandung

“Kan waktu kita preskon itu ada pernyataan kita, nama saya dan Gede Siriana termasuk ada di situ kita tanda tangan juga. Iya enggak ditangkep, kan enggak pakai dipanggil. Langsung ditangkap,” tandasnya.

Seperti diketahui, polisi mengamankan 10 orang dari sejumlah tempat pada Kamis malam hingga Jumat pagi. Kesepuluh orang itu di antaranya, aktivis, mantan jenderal TNI hingga musisi Ahmad Dhani.

Kesepuluh orang itu sudah ditetapkan sebagai tersangka. Pasal yang dikenakan berbeda-beda, ada yang terkait penghinaan terhadap penguasa, pemufakatan jahat dan makar dan terkait UU ITE (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Aset Pemko Medan Terancam Dimiliki Pihak Lain, DPRD Bentuk Pansus

Berita

Kota Medan Dipilih Gelar Even Sepeda Nusantara

Berita

PT. Lucky & PT.  Suci Abadi diduga dibalik pelepasan 7 Kontainer Jeruk Mandarin Ilegal yang ditangkap KPPBC Belawan
Gerebek Karaoke, Polisi Amankan 21 Orang Pengunjung dan 16 Butir Ekstasi -kompasnasional

Arsip

Gerebek Karaoke, Polisi Amankan 21 Orang Pengunjung dan 16 Butir Ekstasi

Berita

Sidak Lapas dan Rutan Tanjung Gusta, Ditemukan Uang Puluhan Juta

Berita

Pagi Ini, Perjalanan KRL Jabodetabek Normal

Arsip

Printerous Moments App, Aplikasi Photo Printing Pertama di Indonesia
Ketua nu jatim hasan mutawakkil alallah di masjid-al akbar surabaya

Berita

NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila