Home / Arsip / Arsip 2016 / Internasional / Nasional / Reviews

Kamis, 10 November 2016 - 12:40 WIB

PLTN Bangladesh dan Vietnam Bisa Menjadi Ancaman Indonesia

Viewer: 547
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 21 Detik

Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) menilai keberadaan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) yang dimiliki Bangladesh dan Vietnam bisa mengancam Indonesia. Jika timbul dampak buruk, tidak menutup kemungkinan akan melanda wilayah Indonesia.

Kepala Bapeten Jazi Eko Istiyanto mengatakan perlunya negara memasang detektor kebocoran nuklir di sejumlah tempat di Indonesia.

“Saya melaporkan (ke presiden) bagaimana jika sampai ada masalah pada PLTN itu, karena akan berdampak pada Indonesia. Sebab anginnya ke Indonesia bagian utara. Karenanya perlu ada pemasangan detektor,” kata Eko di lokasi penanggulangan kedaruratan nuklir di kawasan Puspitek, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (9/11).

Baca Juga  Tiga Truk Monza dan Bawang Selundupan Ditangkap Polda Sumut

Dia juga menyatakan, dirinya sudah menulis surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai perkembangan terkait pentingnya pemasangan alat mencegah masuknya penyelundupan bahan radioaktif. Karena tidak mungkin petugas memeriksa satu persatu membongkar kontainer atau barang bawaan penumpang di bandara maupun di pelabuhan.

“Sebab di Indonesia hanya ada tujuh pelabuhan yang sudah terpasang, seperti di Tanjung Priok, Tanjung Perak, Belawan, Makassar, Manado, Batam dan Semarang. Harusnya ada pemasangan radiation portal monitor baik dipelabuhan dan bandara,” bebernya.

Eko menilai latihan yang diselenggarakan empat tahun sekali ini diperlukan guna menjamin kemampuan dan kesiapsiagaan.

Baca Juga  5 Fakta Terbaru Dua Tahun Jokowi-JK Lebih Baik Dibanding SBY

Dalam latihan tersebut juga hadir sebagai tim penilai dari negara asing, yang mengumumkan bahwa secara umum latihan berjalan lancar. Namun ada sejumlah catatan yang perlu diperbaiki, seperti masalah dokumen dan tindakan yang dirasa masih kurang responsnya.

“Kami memang mengharapkan pada geladi lapang penanggulangan kedaruratan nuklir tingkat nasional ini, menjadi momentum penting untuk merealisasikan strategi Indonesia center of excellence on nuclear security and emergency praparedness (I-Consep), di mana dapat menghadirkan kembali negara untuk melindungi warganya,” ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Bapeten Abdul Qohhar di lokasi sama (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Nasional

Ada 40 Aturan Turunan UU Cipta Kerja, Jokowi Minta Diselesaikan dalam 1 Bulan

Nasional

Ngototnya Anggota DPRD Jabar Minta Mobil Dinas Diganti Fortuner

Arsip

Dipecat, Mantan Karyawan Sebut Facebook Mirip Korea Utara

Headline News

Covid 19, Pengacara Kondang Sudiarto dan Darmawan Yusuf membagikan sembako untuk warga tidak mampu

Internasional

Wanita Ini Terkejut Bangun Tidur Temukan Kucing Afrika Liar di Tempat Tidurnya

Arsip

Pelanggan Listrik Golongan 1.300-3.300 VA Mau Dihapus

Internasional

Ada Lalat Nempel di Kepala Mike Pence Saat Debat

Berita

PM China Li Keqiang dijadwalkan bertemu Jokowi-Kalla