Home / Arsip / Arsip 2016 / Internasional / Kriminal / Reviews

Selasa, 25 Oktober 2016 - 15:02 WIB

Serangan Bom Bunuh Diri di Sekolah Polisi Pakistan, 59 Orang Tewas

Viewer: 646
0 0
Terakhir Dibaca:52 Detik

Sebanyak 59 orang tewas saat sekelompok pria bersenjata menyerang sebuah sekolah pelatihan polisi di Quetta, ibukota provinsi Baluchistan, Pakistan, kemarin. Sementara itu, 118 orang lainnya terluka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk diberi pengobatan.

Dilansir dari laman Quartz, Selasa (25/10), ratusan kadet sempat disandera selama beberapa jam ketika serangan berlangsung.

Serangan dilakukan pukul 22.00 waktu setempat, saat lima atau enam penyerang masuk dan langsung melumpuhkan penjaga keamanan di menara pengawas kompleks polisi.

Baca Juga  KPK imbau pejabat baru agar segera lapor harta kekayaan

“Tiga teroris mengenakan jaket bunuh diri masuk ke gerbang utama setelah membunuh penjaga,” kata Menteri Dalam Negeri Pakistan, Sarfraz Bugti.

Dia menambahkan, salah satu pelaku bom bunuh diri adalah bocah 12 tahun. Para kadet tewas setelah salah seorang teroris meledakkan rompinya.

Baca Juga  Prabowo Kantongi 6 Nama sebagai Cawapresnya pada Pilpres 2019

Serangan ini, menurut militer Pakistan, berkaitan dengan Lashkar-e-Jhangvi al-Alami, kelompok ekstremis Sunni yang juga telah terlibat dalam serangan mematikan di Pakistan dalam beberapa tahun terakhir.

Sementara itu, perwakilan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengutuk serangan itu dan mengatakan Amerika akan terus bekerja sama dengan Pakistan untuk memerangi ancaman terorisme di seluruh wilayah (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

KPK Klarifikasi Harta Kekayaan Ashari Tambunan-kompasnasional

Arsip

KPK Klarifikasi Harta Kekayaan Ashari Tambunan

Kriminal

Dilacak Lewat Ponsel, Dua Perampok Mini Market Bersenjata Tajam di Kemang Pratama Berhasil Ditangkap

Arsip

Plt Bupati Sebut Perselingkuhan Marak di Rohul

Arsip

[VIDEO] Zazkia Gotik dan Ruben Onsu Goyang Nyolot, Joget Apa Nafsu

Arsip

Jaga laut RI, Menteri Susi Tambah 4 Kapal Baru

Arsip

Mantap, Aura Kasih Pasang Tarif 60 Juta per Jam

Berita

Jerit Tangis Ruliana Boru Gultom “Habis Hartaku, Tiga Anak dan Mertua Tewas Dilindas Truk Kurang Ajar Itu”

Berita

Pemkot Medan Tertibkan Puluhan Reklame Bermasalah