Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal / Nasional / Reviews

Senin, 10 Oktober 2016 - 14:43 WIB

Perayaan Ulang Tahun Jessica di Sel Tahanan Mengharukan

Viewer: 719
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 36 Detik

Jessica Kumala Wongso, terdakwa kasus kopi bersianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin, berulang tahun dan genap berumur 28 tahun, Minggu (9/10) kemarin.

Keluarga merayakan ulang tahun Jessica dengan menyambanginya ke Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur, Minggu.

“Mamanya, Yudhi yang juga kuasa hukum Jessica, dan keponakannya, jumlahnya tiga orang,” ujar Arya, kuasa hukum Jessica, saat ditemui di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Mereka datang pukul 10.00 ditemani empat kuasa hukum yang lain.

Tumpeng dan kue ulang tahun dibawa serta oleh mereka ke dalam rutan.

Para wartawan tidak diperkenankan masuk oleh petugas sipir dan hanya menunggu di luar area.

Sementara itu, Imelda Wongso, ibunda Jessica, membawakan makanan kesukaan anaknya di hari ulang tahunnya, yakni ayam bakar.

Baca Juga  Dua Orang Ini Adalah Pelaku Perampokan Anak Kisaran

“Tadi bawa ayam bakar, ke­-sukaannya (Jessica),” ucap Imelda saat ditemui di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Minggu.

Imelda tidak sempat memasak, karena itu ia meminta kakaknya Jessica untuk membeli makanan tersebut.

Ia menyatakan tidak mempersiapkan apapun. Tumpeng dan kueulang tahun ternyata dibawakan oleh para pendukung Jessica.

“Saya nggak bawa apa-apa. Kalau ada tumpeng dan kue, itu pendukungnya yang bawa, terima kasih semua,” ungkapnya.

Ia terharu dan sedih melihat anaknya terpaksa merayakan hari ultahnya di dalam rutan.

“Biasanya kan kumpul, sama kakak-kakaknya, ayahnya, sama keponakan, sekarang di sini (Rutan Pondok Bambu),” kata Imelda. Dengan suara tersedu-sedu, ia mengharapkan agar Jessica terbebas dari tuntutan. “Ya (semoga) cepat bebas ya,” tutur Imelda singkat.

Baca Juga  Timnas Indonesia Dijanjikan Bonus Fantastis jika Juara Piala AFF

Perayaan ultah tersebut diselimuti suasana penuh haru. Jessica bersama keluarga yang terdiri dari ibu, kakak, dan keponakannya, beserta tim penasihat hukum berdoa bersama-sama untuk kebebasan Jessica.

“Tadi di dalam kita berdoa bersama-sama. Jessica beserta keluarga berharap agar dirinya dibebaskan dari tuntutan,” kata Hidayat Bostam, penasihat hukum Jessica.

Ia bersama pihak keluarga meminta maaf kepada para pendukung Jessica yang tidak diizinkan untuk memasuki rutan karena dilarang oleh petugas sipir.

“Terima kasih dukungannya, mohon maaf kalau tadi tidak diperkenankan masuk,” ucap Imelda kepada para pendukung (dac|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

CERITA Anak Petani Digugurkan Sebagai Polwan, Digantikan Keponakan Perwira Polisi

Arsip

Usai digeruduk warga, Konsulat Malaysia minta maaf soal bendera terbalik
29 Saksi Diperiksa Dalam Kasus Dugaan Suap DPRD Sumut-kompasnasional

Arsip

29 Saksi Diperiksa Dalam Kasus Dugaan Suap DPRD Sumut

Arsip

Munculnya Perjudian Jenis Baru “Golden Game” Jadi Keresahan Warga Medan

Kriminal

Petani Dibunuh Gara-gara Tak Mau Jual Lahan untuk Pembangunan Perumahan

Arsip

Polisi Kesulitan Korek Motif Sang Pembunuh Imam Masjid New York

Arsip

Geledah Rumah Aa Gatot, 30 Jarum Suntik Hingga Hewan Langka Disita

Arsip

Keluarga Soeharto Biasa Kurban Puluhan Sapi, Kini Cuma 2 Ekor