Home / Arsip / Arsip 2016 / Nasional / Reviews

Jumat, 23 September 2016 - 11:05 WIB

Tinggal 18 Juta Penduduk Belum Rekam e-KTP, Blangko Sisa 3,1 Juta

Viewer: 572
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 9 Detik

Kementerian Dalam Negeri mencatat, saat ini tinggal 18 juta penduduk yang belum melakukan perekaman KTP elektronik (e-KTP). Namun, blangko yang tersedia hanya 3,1 juta.

Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, Zudan Arif Fakhrulloh mengatakan, sekarang masih tersisa sekitar 18 jutaan penduduk yang belum merekam. Dari total tersebut, termasuk masyarakat di luar negeri dan data ganda.

“Namun nanti mendekati akhir September akan kami evaluasi lagi jumlah detailnya berapa,” kata Zudan seperti dikutip dari laman Kemendagri.

Baca Juga  India Dinobatkan Negara Dengan Biaya Hidup Termurah Sedunia

Dia menjelaskan, dari 18 juta penduduk yang terhitung belum merekam, ada sekitar 7 juta penduduk di antaranya yang berada di luar negeri. Kemudian, untuk data ganda, Ditjen Dukcapil Kemendagri sempat melacak jumlahnya mencapai 1,5 juta e-KTP.

Terkait ketersediaan blanko, kata Zudan, Pemerintah masih memiliki 3,1 juta keping blanko. Sebanyak 1,8 juta beredar di daerah, dan 1,3 juta dipegang Dukcapil Pusat.

Setiap harinya, rata-rata 100-150 ribu keping blanko disalurkan ke daerah. “Itu artinya hanya cukup sampai pertengahan Oktober nanti,” ujar dia.

Baca Juga  Tunggal Putri Cina tak Menyangka Dikalahkan Indonesia

Zudan menambahkan, pihaknya masih menunggu hasil komunikasi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani soal pemotongan anggaran untuk pos pelayanan e-KTP.

“Kami tak bisa lagi restrukturisasi anggaran. Sebab pada kuartal pertama sudah kami ambil Rp145 miliar, kemarin pada kuartal kedua Rp344,5 miliar. Totalnya Rp498 miliar. Sudah tidak bisa lagi kami ambil dari pos-pos anggaran yang lain,” ucap dia (otnm|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Bisnis Vaksin Palsu Tebongkar dari Kasus Kematian Bayi-kompasnasional

Arsip

Bisnis Vaksin Palsu Tebongkar dari Kasus Kematian Bayi

Berita

Diduga Ada Penggelapan Dana, Aktivis Buruh Belawan akan Laporkan Mantan Pengurus TKBM ke Poldasu

Arsip

Tersangka Pemalsuan BPJS Kesehatan Di Cimahi Bertambah

Arsip

4 Rampok Penganiaya Anggota TNI Dibekuk, Golok Dan Linggis Disita
Ket:Foto// Pimpinan Buruh Se Sumatera Utara Sedang berdiskusi dengan Gubernur Sumut

Headline News

Di Hadapan Edy Rahmayadi, Darmawan Yusuf SBSI 92 Mewakili 20 Asosiasi Buruh di Sumut Janji Tak Demo Saat May Day Karena Covid 19

Berita

Ini Pengakuan Pelaku Pembunuhan Wanita dalam Koper

Arsip

Demam Pokemon Go Sudah Berakhir?

Berita

Setahun, OK Arya Disuap Duit Rp8 M