Home / Arsip / Arsip 2016 / Internasional / Reviews / Teknologi

Senin, 8 Agustus 2016 - 14:39 WIB

Iran Negara Pertama Larang Main Pokemon Go

Viewer: 590
0 0
Terakhir Dibaca:57 Detik

Pokemon Go telah memikat dunia, tetapi nampaknya permainan mobile itu tak lagi bisa dimainkan secara bebas oleh warga Iran karena ada larangan terkait isu keamanan.

Iran saat ini jadi negara pertama yang mengeluarkan larangan untuk Pokemon Go, menurut laporan BBC.

High Council of Virtual Spaces, lembaga yang mengawasi aktivitas online negara setempat, telah menetapkan Pokemon Go bermasalah untuk keamanan nasional dan resmi melarang permainan itu.

Baca Juga  30 Tahun Tutup, Perbatasan Arab Saudi-Irak Dibuka Lagi

Sejauh ini tidak dijelaskan secara rinci alasan keamanan nasional yang dimaksud oleh otoritas Iran.

Laporan bulan lalu mengatakan pemerintah Iran sedang menunggu sejauh mana kreator permainan ini, seperti Niantic dan The Pokemon Company, akan bekerjasama dengan pemerintah sebelum membuat keputusan pelarangan Pokemon Go.

Permainan Pokemon Go mengajak para pengguna untuk berburu monster imut di sejumlah lokasi berdasarkan informasi peta digital dan GPS. Dengan informasi itu, game ini menjadikan sejumlah tempat publik sebagai Pokestop (tempat mengumpulkan alat berburu) dan Pokegym (untuk monster bertarung).

Baca Juga  Masuk Daftar Panama Papers, Ini Kata Rosan Roeslani dan Erwin Aksa

Selama ini, tercatat larangan bermain Pokemon Go hanya dikeluarkan oleh sebuah lembaga tertentu dan untuk kalangan tertentu, juga di kawasan tertentu.

Sejumlah laporan mengatakan kalangan tentara nasional dilarang memainkan Pokemon Go di kawasan penting negara seperti pangkalan militer atau fasilitas nuklir (cnn|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Butuh Duit, Brigadir Polisi Ini Merampok-KompasNasional

Arsip

Butuh Duit, Brigadir Polisi Ini Merampok

Arsip

April Jasmine Nangis Dengar Ustaz Solmed Dikeroyok

Arsip

Samsung Jelaskan Penyebab Meledaknya Galaxy Note 7

Arsip

Kejari Unit Pangkalan Brandan Diduga Jadi ‘Sarang Kasus’

Arsip

Koalisi Selamatkan KPK Ajukan Permohonan Uji Materi ke MK

Berita

China Larang Siswa Muslim Ikut Pengajian Selama Libur Sekolah

Berita

ri Sultan Hamengkubuwono X Minta Masyarakat Tenang dan Tidak Terprovokasi

Berita

Muncul Virus Baru di China Selain COVID-19, Membunuh Hitungan Jam