Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Nasional / Teknologi

Rabu, 20 April 2016 - 09:46 WIB

Robot Tenaga Surya Buatan Unikom Bandung Ini Juara di Amerika

Viewer: 622
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 43 Detik

Salah satu robot buatan Tim Robotika Unikom, Bandung meraih medali emas di kompetisi robot internasional, The 12th Annual Robogames 2016, San Francisco, Amerika Serikat, 8-10 April lalu, adalah Beam Speeder DU116SPEEDER-V16.

Beam Speeder menjadi robot teranyar yang dibuat Divisi Robotika Unikom tahun ini, dirancang dua mahasiswa, Rizaldi Permana dan M Wisnu Hidayatullah.

Bentuk robot seperti mobil-mobilan, ukurannya lebih besar sedikit dari bungkus rokok. Bagian atas robot berwarna biru yang merupakan panel-panel penyerap energi mataharai.

“Robot ini tidak hidup menggunakan baterai, tapi memakai tenaga surya,” jelas Ketua Tim Robotika Unikom, Rodi Hartono, di Kampus Unikom Bandung.

Rodi salah satu dari lima orang yang berangkat ke Amerika Serikat. Anggota tim lainnya adalah M Iqbal Wiguna, Rizaldi Permana, dan Ihsan Faturohman yang merupakan mahasiswa, dan seorang dosen pembimbing Taufiq Nuzwir Nizar. Tim berhasil meraih tiga emas, tiga perak dan dua perunggu.

Baca Juga  Videonya Viral, Ini Fakta Baru Sejoli yang Lakukan Hal Tak Senonoh di Jalan Surabaya

Kategori Beam Speeder baru tahun ini diikuti Tim Robotika Unikom. Hasilnya langsung memuaskan. DU116SPEEDER-V16 mampu mencatatkan waktu paling cepat dibandingkan peserta dari negara lain.

Dalam lomba, DU116SPEEDER-V16 dilombakan di sebuah lintasan sepanjang dua meter. Dia harus bergerak cepat ke garis finish. Penilaian dilakukan berdasarkan kecepatan. Kecepatan sendiri didapat dari sejauh mana robot mampu menyerap cahaya matahari yang dikonversi menjadi energi.

“Kita tahun ini bisa mengalahkan pemenang Beam Speeder dua kali pemenang berturut-turut, Brasil,” kata Rodi.

Torehan waktu DU116SPEEDER-V16 cukup fantastis, 0,9 detik. Sedangkan juara bertahan Brazil menatat masih di atas dua detik. Sehingga begitu selesai lomba, tim Brazil sangat antusias menyimak sharing tim Indonesia.

Baca Juga  Wakil Bupati Kapuas Hulu Menghadiri Penutupan Gema Maulid Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam 1444 Hijriyah 

“Kita di sana saling tukar ilmu, sharing. Masalah dia mau meniru metode kita ya tidak tahu. Yang jelas ilmunya kita berbagi,” katanya.

Kekaguman tim lain terhadap DU116SPEEDER-V16 terutama karena kemampuannya menyerap cahaya matahari. Padahal saat lomba, sinar matahari meredup. Banyak robot dari negara lain yang tidak bisa jalan sama sekali.

“Kecerdasan robot kita adalah mampu menyerap cahaya seadanya. Kemarin itu redup banget,” ujarnya.

Kategori Beam Speeder berawal dari ide transportasi dengan sumber energi dari sinar matahari. Bahkan NASA memiliki visi traveling ke luar angkasa dengan menggunakan energi matahari yang tak terbatas (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
100 %
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Proyek Drainase Diduga Dikerjakan Asal Jadi

Berita

Remaja yang Ancam Tembak Jokowi Resmi Tersangka

Berita

Organisasi DPC PBB Tapteng Terima SK Defenitif Kepengurusan Yang Baru 

Berita

Wali Kota Pematangsiantar Tinjau Peserta SKD Calon PNS Pemerintah Kota Pematangsiantar Formasi Tahun 2021

Berita

Bantu Aktifitas Warga, Wanatiara Persada Bangun Jembatan Penghubung Dua Desa di Obi

Berita

Edi Minta Camat dan Lurah Turun ke Lapangan Ketimbang Di Atas Meja

Berita

897 Santri Kubu Raya Jalani Swab Antigen dan GeNose

Arsip

18.192 KK di Bantargebang Bakal Terima Bau Uang Sampah Rp 300 Ribu