Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal

Kamis, 14 April 2016 - 12:05 WIB

Istri Petugas Pajak yang Dibunuh di Gunungsitoli Histeris

Viewer: 979
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 24 Detik

KompasNasional.com

Medan – Wajahnya luyuh, matanya merah, air matanya terus tertumpah. Ia bahkan tak sanggup dan nyaris pingsan saat mobil ambulan yang membawa jenazah suaminya tiba di rumah duka, Komplek Perumahan Pertamina Blok III No 4, Jalan Air Bersih, Kecamatan Medan Kota, Rabu (13/4/2016).

Inilah duka mendalam yang terlihat dari istri almarhum Parado Toga Fransriano Siahaan (30), Corry Grace Lubis (28). Mengenakan kaos biru dengan ulos terselempang di pundak, ia dipapah anggota keluarganya saat menyambut kedatangan jenazah suaminya yang dibunuh Agusman Lahagu alias Ama Tety (45), pemilik gudang getah di Kota Gunungsitoli, Kepulauan Nias, Sumut.

Baca Juga  Ada Wanita Cantik Dikelilingi Polisi, Mencurigakan

Tangisnya pecah saat mobil ambulan tiba. Ia terduduk lemas. Keluarganya yang memapah tubuhnya, pun menghibur Corry agar bersabar.

“Sabar ya Corry, sudah jangan menangis lagi,” ujar keluarganya menenangkan wanita berkulit putih, pegawai Bank Mandiri itu.

Tiba-tiba Corry bangkit dan berteriak histeris menyayat hati. Semua pelayat pun tak bisa menahan air matanya, dan ikut menangis.

“Ya Tuhan. Pahlawanku benar meninggal dunia. Ya Tuhan!” jeritnya.

Suasana kesedihan semakin larut saat ada keluarga korban lainnya pun ikut meratap histeris di depan peti jenazah Parado.

“Kenapa bisa begini nak!,” ujarnya berulang-ulang.

Menurut adik korban, Pretty Siahaan, jenazah Parado akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Patumbak, Kamis sore besok (14/4/2016).

Baca Juga  PANDEMI SEGERA BERAKHIR, ANTISIPASI KONFLIK HUKUM TANGGUNG JAWAB NEGARA JIKA PANDEMI BERAKHIR

Sebelumnya, korban yang merupakan petugas juru sita pajak KPP Sibolga dan rekannya, Sozanolo Lase, petugas honorer KP2KP Gunungsitoli, tewas dibunuh Agusman Lahagu saat menagih pajak Rp 14,7 miliar.
Usai membunuh Agusman langsung menyerahkan diri ke Polres Nias.

Kepada polisi ia membunuh karena kesal pajaknya sangat besar, karenanya selama 2 tahun ia tak membayar pajak tersebut. Atas perbuatannya, Polres Nias menjerat Agusman dengan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati. (kn/msc)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Tugas Ketua BPG Berubah Fungsi

Arsip

Takut Ancaman Ahok, PNS DKI Hadir 100 Persen Usai Lebaran
Polisi Berhasil Menangkap Kembali Sang Predator Anak di Bogor -kompasnasional

Arsip

Polisi Berhasil Menangkap Kembali Sang Predator Anak di Bogor

Arsip

Iran Negara Pertama Larang Main Pokemon Go

Arsip

Orangtua Korban Minta Sidang Militer TNI Aniaya ABG Digelar Terbuka

Arsip

PDIP instruksikan kadernya daftar jadi pengawas dana desa

Berita

KPK Segera Periksa Petinggi Lippo Group Terkait Suap Izin Meikarta

Arsip

Tentang Morata dan Susahnya Jadi Penyerang Tengah Real Madrid