KompasNasional.com
Medan – Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dan Wakilnya, Akhyar Nasution, menjalani tes urine di halaman depan Balai Kota Medan, Rabu (13/4/2016). Apa hasilnya, postif atau negati,,?
Dua petinggi Pemko Medan itu tak hanya berdua, pejabat Muspida Kota Medan juga melakukan tes urine yang digelar oleh BNN Sumut tersebut.
Mereka adalah Kapolresta Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Dandim 0201/BS Kolonel Inf Maulana Ridwan, Sekda Medan Syaiful Bahri dan Kadispers Lanud Swondo Letkol Adm Esra K Sembiring.
Tes urine ini digelar dalam rangka Apel Bersama Opersi Bersinar Toba Pencegah, Pemberantasan, Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kota Medan.

Eldin menyerahkan urine-nya kepada petugas BNN.
Apel dipimpin Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto dirangkai dengan pembacaan bersama Ikrar anti Narkotika, hadir Ketua BNN Sumut Brigjen Pol Andi Loedianto beserta jajarannya, Kalapas Tanjung Gusta, unsur FKPD Kota Medan, peserta apel adalah para aparatur yang ada di tiga Instansi di Kota Medan.
Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, apel ikrar penolakan Narkoba di Kota Medan, dilakukan secara simbolis dengan tes urine yang dilakukan sebanyak 100 orang.
Namun diharapkan seluruh instansi akan melakukan tes urine terhadap anggotanya masing-masing secara rutin. Selanjutnya para kepling diminta untuk memantau dan memonitor situasi wilayah lingkungannya masing-masing. Bila ada peredaran narkoba segera lakukan langkah-langkah antisipatif, kemudian segera melapor ke polisi terdekat.
Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mengatakan, dari apel ini diharapkan semua bisa memahaminya dan tes urine ini akan berlanjut untuk jajaran Pemko Medan.
“Saya menilai kegiatan ini cukup baik dan ke depannya setiap SKPD jajaarn Pemerintah Kota Medan dari pimpinan dan staf akan dilakukan tes urine,” ujarnya.(kn/msc)






