Viewer: 879
0 0

Home / Opini

Selasa, 23 Juni 2020 - 20:02 WIB

Derita Orang Tua karena PPDB Pakai Usia, Anak Ranking 1 Tak Bisa Sekolah

Viewer: 880
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 12 Detik

Kompasnasional | Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang menggunakan seleksi umur membuat orang tua murid resah. Pasalnya aturan ini menjadikan usia paling tua dalam sistem penerimaan jalur zonasi menjadi diprioritaskan.

Hari ini, para orang tua murid yang tergabung dalam Gerakan Emak dan Bapak Peduli Pendidikan dan Keadilan (Geprak) menggelar unjuk rasa di Balai Kota untuk memprotes sistem ini. S

Suhada, peserta aksi yang juga orang tua murid mengaku sudah terkena dampaknya.

Anaknya yang ingin masuk salah satu SMA gagal mendapatkan sekolah yang diinginkan. Padahal, puterinya itu mendapatkan peringkat 1 nilai akademik terbaik di salah satu SMP di Tanjung Priok Jakarta Utara.

Baca Juga  Kecurigaan Boni Hargens soal KAMI dan Penyandang Dana di Baliknya

“Anak saya peringkat 1, tapi kalah sama yang tua-tua,” ujar Suhada di lokasi, Selasa (23/6/2020).

Suhada lantas menunjukan foto sertifikat peringkat satu anaknya dari sekolah asal. Nilai akedemiknya juga ditunjukan dengan rata-rata 9,1.

Ia mengaku khawatir dengan sistem ini mengingat anaknya masih cukup muda dari standar usia masuk SMA. Masuk sekolah swasta pun juga bukan menjadi pilihan buatnya.

Baca Juga  Abu Janda Sudah Bertemu Natalius Pigai, Begini Sikap Tegas DPP KNPI

“Sekarang anak saya kan pinter, sudah kita didik. Jadi sia-sia dong kalau kalah sama umur,” jelasnya.

Agung Wibowo Hadi (46) salah satu perwakilan Geprak mengatakan tak mempermasalahkan adanya siswa yang tua masuk sekolah. Namun menurutnya harus dipisahkan dari jalur zonasi.

“Namanya pendidikan kan terukur. Kalau sekolah buat siswa yang tua, gak sempat atau bisa sekolah ya enggak apa-apa. Tapi jangan dimasukan di jalur zonasi saingan sama anak kita yang masih muda,” pungkasnya.(S/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Opini

Ahli Psikologi Ungkap Penyebab Rizieq Shihab Walk Out
Lahir di Pesawat, Bayi Dapat Penerbangan Gratis Seumur Hidup -KompasNasional

Arsip

Lahir di Pesawat, Bayi Dapat Penerbangan Gratis Seumur Hidup
Foto Budayawan Budi Setiawan alias Budi Dalton

Berita

Gara-gara ‘Miras Minuman Rasul’, Sule hingga Budi Dalton Dipolisikan

Opini

Teddy PKPI Sebut Fadli Zon Ngawur soal Polisi Diskriminasi Kasus Denny

Berita

99 Kepala Daerah yang Jadi Pasien KPK

Opini

Jerinx SID Tantang Polisi Soal Demo Tolak Tes Covid-19, Ini Reaksi Polri

Berita

Benarkah Penggunaan Masker Bedah Dapat Mencegah Flu?

Opini

Pakar Minta Aturan Wajib Tes Corona Dihapus Dari Protokol Perjalanan Dalam Negeri, Kenapa?