Viewer: 2300
2 0

Home / Politik

Selasa, 26 Mei 2020 - 09:25 WIB

Warganya Turunan Indonesia Tapi Pulau Ini Milik Australia, Yuk Kenalan dengan Pulau Cocos

Viewer: 2301
2 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 43 Detik

Kompasnasional | Sekitar 1000 kilometer di selatan Pulau jawa terdapat satu buah pulau kecil yang unik. Penduduknya sebagian besar berbahasa Indonesia dan Melayu, tapi pulau ini bukan milik Indonesia melainkan milik Australia.

Namanya Pulau Cocos, bersama dengan pulau kembarnya Pulau Natal, dua pulau ini seolah terombang-ambing dan terpencil di Samudera Hindia, di antara Indonesia dan Australia.

Dilansir dari radioaustralia.net.au (22/6/2018) secara geografis, Pulau Cocos lebih dekat dengan Indonesia, lantaran dengan kota paling dekat di Australia saja, yakni Kota Perth, jaraknya sekitar 3000 kilometer, atau sekitar 4 jam perjalanan dengan udara.

Pulau Cocos adalah sebuah pulau dengan gugusan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Luas pulau ini hanya sekitar 14 kilometer saja dengan 700 penduduk. Tapi yang uni, sekitar 500 penduduknya adalah keturunan melayu dan juga suku Jawa.

Baca Juga  Gak Nyangka, Pelapor Ismail Yusanto ke Polda Metro Jaya Ternyata Eks Elite HTI

Merunut sejarahnya, sebagaimana dikutip dari Goodnewsfromindonesia.id (26/6/2018) etnis Melayu dan Jawa datang pertama kali ke Pulau Cocos pada abad 19. mereka didatangkan untuk mengurus perkebunan di Pulau Utama yakni Pulau Home.

Kendati jauh dari tanah leluhur, tapi keturunan Indonesia di Pulau ini masih memegang teguh adat istiadat dan budaya nenek moyang.
Buktinya, sebagian besar warganya masih cakap berbahasa Jawa dan juga Melayu. Bahkan sebagian kecil ada yang fasih berbahasa Indonesia. Mereka juga masih melestarikan kebudayaan khas Indonesia, seperti wayang kulit, gamelan hingga jaran kepang atau kuda lumping saat menggelar acara besar.

Bahasa Indonesia juga dengan mudah ditemukan di tempat-tempat publik, seperti nama jalan dan sebuah kapal yang melayani warga Cocos sehari-hari yang diberi nama Cahaya Baru.

Baca Juga  Survei Poltracking Pilkada Surabaya Dinilai Ada yang Tak Masuk Akal

Tapi, lantaran berada di tanah Australia, mereka menjadi bagian dari warga negara Australia. Mereka hidup makmur di bawah pemerintahan Australia dan menikmati subsidi serta kesetaraan hak seperti warga Australia daratan lainnya.

Sejumlah fasilitas selayaknya di pemukiman lain juga tersedia di sini, seperti rumah sakit, swalayan, restoran dan juga sebuah masjid. Ya, masjid ada di pulau ini, lantaran sebagian besar warganya adalah muslim.

Pulau cocos juga menyimpan pesona alam yang luar biasa indah. Pulau ini menjadi rujukan tempat berlibur warga Australia saat libur panjang untuk menyelam atau sekedar menikmati matahari musim panas. (P/Red)

Happy
Happy
67 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
33 %
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pilkada Pematangsiantar 2020 Calon Tunggal, PASTI Unggul Telak dari KOKO

Politik

Aneh Fadli Zon Tak Paham UU Ormas, Teddy Gusnaidi: Jadi Anggota DPR Ngapain Aja? Nonton Drama Korea?

Politik

Calon Gubernur Sumbar dari Demokrat Jadi Tersangka Pilkada 2020

Politik

Politikus PDIP: Ridwan Kamil Genit

Politik

Prof Yusuf Leonard ke SBY: Bapak Mangkrak Indonesia Tak Pantas Ajari Jokowi

Politik

Jokowi Tetapkan Lima Deputi Kepala Staf Presiden, Ini Profilnya

Politik

Guntur Romli Sebut Anies Baswedan Mainkan Drama Terkait Penyegelan Pulau Reklamasi

Politik

Didaftarkan ke Kemkumham, Ini Peluang Demokrat Versi KLB