Kompasnasional l Pengacara sekaligus politikus PDI Perjuangan Kapitra Ampera menyebut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil lagi genit usai diperiksa penyidik Polda Jawa Barat terkait kasus kerumunan pendukung Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Kabupaten Bogor. Kang Emil -panggilan Ridwan Kamil sebelumnya menyeret nama Menko Polhukam Mahfud MD dalam kisruh masalah kerumunan pendukung Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.
Kapitra menjelaskan bahwa penyelenggaraan negara itu ada tata cara dan strukturnya. Di mana setiap tingkatan pemerintahan punya tugas pokok dan fungsinya masing-masing. “Jadi perspektifnya juga berbeda. Gubernur itu kan pemilik wilayah, dia lah yang bertanggung jawab dengan itu,” tegas Kapitra.
Jadi perspektifnya juga berbeda. Gubernur itu kan pemilik wilayah, dia lah yang bertanggung jawab dengan itu,” tegas Kapitra.
Sementara Ridwan Kamil, kata Kapitra, merupakan pemilih wilayah karena dia seorang gubernur.
Selain itu, mantan wali kota Bandung itu juga Satgas Penanganan Covid-19 di Jabar, dan yang bertanggung jawab atas masyarakat Jabar adalah gubernurnya. “Yang punya masyarakat itu kan pemerintah daerah bukan pemerintah pusat.
Jadi itu tanggung jawab dia, itu koordinator sifatnya. Jadi enggak bisa dipertanggungjawabkan Mahfud,” jelas Kapitra. Karena itu, dia melihat pernyataan Ridwan Kamil usai diperiksa penyidik Polda Jabar pada Rabu (16/12) kemarin merupakan sebuah kecentilan semata.(JPNN/Red)








