Home / Arsip / Arsip 2016 / Ekonomi / Nasional / Reviews

Rabu, 31 Agustus 2016 - 10:54 WIB

Warga Desa Bukit Meriah Minta Kasus Dana Desa TA 2015 Diusut

Viewer: 615
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 17 Detik

kompasnasional.com | AGARA

Berdasarkan Surat Pernyataan Sekretaris Desa/Kute dan Masyarakat Desa Bukit Meriah Kecamatan Lauser Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) Jinner Nababan kepada Sekretaris Komite Eksekutif Badan Penelitian Aset Negara DPC Aliansi Indonesia Kabupaten Agara Sahrial Syah, Kamis Malam (25/8/2016) di Cafe Oroe menyampaikan Kepala Desa Bukit Meriah Kecamatan Lauser Harsono Nababan telah melakukan perbuatan tercela, menyalahgunakan wewenang dan penyimpangan (KKN) terhadap penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran (TA) 2015, beupa kegiatan pembangunan sarana dan prasarana air minum/air bersih di 2 (Dua) Lokasi.

Proyek tersebut adalah rehab dan penggantian pipa lama dengan pipa yang baru, namun pekerjaan tersebut hingga saat ini belum dikerjakan dan untuk pemasangan pipa baru ke arah barisan dusun Pakpak belum selesai dikerjakan.

Baca Juga  Rumah Buruh TKBM Bakal Dilelang BTN

Sekretaris Aliansi, menambahkan bahwa Kepala Desa Bukit Meriah tidak transparan dan tidak melakukan musyawarah menyangkut penggunaan anggaran desa, demikian juga halnya, kepala desa sering melakukan manipulasi tandatangan perangkatnya dalam penarikan uang desa.

Selain itu, honor kaur, imam, guru pengajian dan perangkat kerja lainnya tidak pernah jelas kemana rimbanya.

Terkait dugaan penyalahhgunaan wewenang, penyimpangan, korupsi, kolusi, dan nepotisme yang dilakukan kepala desa bukit meriah tersebut, maka Sahrial Syah melaporkan masalah ini kepada Kepala InspektoratKabupaten Agara dan Tembusan Kepada DPP Aliansi Indonesia Pusat di Jakarta, BPK RI di Jakarta, BPK RI Prov. Aceh, Inspektur Prov. Aceh di Banda Aceh, Kapolda Prov. Aceh di Banda Aceh dan Kepada Bupati Aceh Tenggara, Kapolres, Camat dan Kapolsek Kecamatan Babul Makmur.

Baca Juga  Sore Ini, Mendikbud Umumkan Kebijakan soal Pembelajaran Tahun Ajaran Baru

“Kami meminta laporan ini ditindak lanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku, guna mengantisipasi terjadinya keresahan masyarakat desa bukit meriah,” imbuh Sahrial Syah (Yusuf)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Nasional

Teroris Kuasai Indonesia Power, Mayjen TNI Richard Turunkan Satgultor

Berita

Jokowi Minta Daerah Lain Contoh DKI dan Jateng soal Cegah Korupsi

Berita

Penumpang Dilarang Bercanda Soal Bom di Bandara

Arsip

Ini Rincian Pos Anggaran Kementerian Yang Dipangkas Rp 64,7 Triliun

Arsip

Rupiah Dibuka Melemah Tipis Ke Posisi Rp 13.046 per USD

Berita

Polisi: Anggota Perbakin Tembak Sasaran Bergerak, Kena Ruangan di DPR

Arsip

Innalillahi, Julia Perez Tutup Usia di Bulan Suci

Arsip

Mematahkan Asumsi Ahli IT ITB Dikeroyok Terkait Kasus Rizieq