kompasnasional.com
Medan – Warga Kota Binjai, Sumatera Utara (Sumut), Zulfandi (31), diminta membuka celananya oleh petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Kualanamu International Airport (KNIA), karena berjalan mengangkang. Ia langsung diamankan karena ternyata ada ‘barang’ seberat 2,5 Kg di celana dalamnya, Jumat (1/7/2016).
Zulfandi diketahui bukan calon penumpang pesawat. Ia datang ke Bandara Kualanamu untuk bertransaksi narkoba itu dengan calon penumpang. Namun sebelum ia bertemu dengan calon pembelinya, ia keburu ditangkap petugas yang mencurigai gerak-geriknya.
Petugas mencurigai Zulfandi karena jalannya sedikit mengangkang dan terlihat kesulitan saat berjalan.
“Pelaku dicurigai secara profiling oleh petugas kita. Waktu melewati security check poin 1 jalannya agak lain,” kata Manager Avsec PT Angkasa Pura II Bandara Kualananamu, Kuswadi, kepada wartawan,.
Karena dicurigai ada yang tak beres, petugas lalu mendatanginya. Karena sempat melawan, ia langsung diamankan dan digiring ke ruangan khusus. Saat dilakukan pemeriksaan, bagian ‘anunya’ menggelembung.
Pelaku lalu diminta petugas membuka celananya. Benar saja, ternyata ada yang menggelembung tak wajar di celana dalamnya. Saat celana dalamnya dibuka, petugas menemukan kemasan berisi 2,5 Kg sabu.
“Saat diperiksa, pelaku enggak mau mengaku akan bertransaksi dengan siapa. Ia bungkam terus. Untuk pemeriksaan selanjutnya, pelaku kita serahkan ke Polres Deli Serdang berikut barang bukti sabu yang dibawanya,” tandasnya.(kn-msc-jpnn)








