Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal

Sabtu, 2 Juli 2016 - 14:02 WIB

Warga Binjai Selundupkan 2,5 kg Sabu Di Celana Dalam

Viewer: 632
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 2 Detik

kompasnasional.com

Medan – Warga Kota Binjai, Sumatera Utara (Sumut), Zulfandi (31), diminta membuka celananya oleh petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Kualanamu International Airport (KNIA), karena berjalan mengangkang. Ia langsung diamankan karena ternyata ada ‘barang’ seberat 2,5 Kg di celana dalamnya, Jumat (1/7/2016).

Zulfandi diketahui bukan calon penumpang pesawat. Ia datang ke Bandara Kualanamu untuk bertransaksi narkoba itu dengan calon penumpang. Namun sebelum ia bertemu dengan calon pembelinya, ia keburu ditangkap petugas yang mencurigai gerak-geriknya.

Baca Juga  Pesta Syukuran Kelahiran Anak Berubah Petaka, 24 Meninggal Mendadak, Puluhan Kritis

Petugas mencurigai Zulfandi karena jalannya sedikit mengangkang dan terlihat kesulitan saat berjalan.

“‎Pelaku dicurigai secara profiling oleh petugas kita. Waktu melewati security check poin 1 jalannya agak lain,” kata Manager Avsec PT Angkasa Pura II Bandara Kualananamu, Kuswadi, kepada wartawan,.

Karena dicurigai ada yang tak beres, petugas lalu mendatanginya. Karena sempat melawan, ia langsung diamankan dan digiring ke ruangan khusus. Saat dilakukan pemeriksaan, bagian ‘anunya’ menggelembung.

Baca Juga  Mayat Pria Tak Dikenal Mengapung di Sungai Silau Asahan

Pelaku lalu diminta petugas membuka celananya. Benar saja, ternyata ada yang menggelembung tak wajar di celana dalamnya. Saat celana dalamnya dibuka, petugas menemukan kemasan berisi 2,5 Kg sabu.

“Saat diperiksa, pelaku enggak mau mengaku akan bertransaksi dengan siapa. Ia bungkam terus. Untuk pemeriksaan selanjutnya, pelaku kita serahkan ke Polres Deli Serdang berikut barang bukti sabu yang dibawanya,” tandasnya.(kn-msc-jpnn)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Polisi Akui Sudah Siapkan Regu Tembak untuk Eksekusi Mati
KPK Bidik Koruptor di Daerah Penghasil Migas-KompasNasional

Arsip

KPK Bidik Koruptor di Daerah Penghasil Migas

Arsip

Dinilai Hina Ulama, Uus : Ulama Ga Cuma Satu!

Arsip

Harga Emas Antam Turun Rp 2.000 Jadi 607.000 per Gram

Berita

Kuasa Hukum Jonru Ginting Ajukan Eksepsi, Ini Sebabnya

Arsip

Kapolri dan Kapoldasu Bekerja Harus Lebih Berhati-hati , Abednego SH:Penerapan Pasal Pencemaran Nama Baik Resahkan Wartawan

Berita

Fakta Baru Terungkap, Saksi Mata Lihat Polisi Biarkan Bobotoh Siksa Haringga hingga Tewas

Arsip

Deretan Pernyataan Tak Pantas Ruhut Sitompul Sebagai Wakil Rakyat