Home / Arsip / Arsip 2016 / Hiburan

Selasa, 19 April 2016 - 13:12 WIB

Status WS Tergantung Hasil Visum Tamara Bleszynski

Viewer: 578
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 31 Detik

KompasNasional.com

MANGUPURA – I Wayan Putra Wijaya alias Wayan Sobrat (WS) yang dilaporkan Tamara Bleszynski atas dugaan penganiayaan menjalani pemeriksaan pertama di ruang penyidik Polres Badung, Bali, Senin (18/4/2016).

Pemeriksaan berlangsung tertutup.

Sobrat datang pukul 13.00 WITA dan baru keluar pemeriksaan pukul 15.54 Wita.

Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Wayan Arta Ariawan, saat ditemui di Polres Badung, mengatakan pihaknya belum meningkatkan status Sobrat dari terlapor menjadi tersangka.

Hal tersebut lantaran pihaknya masih menunggu hasil visum, yang katanya baru keluar Selasa (19/4/2016) hari ini.

“Untuk meningkatkan status terlapor menjadi tersangka tentunya harus ada alat bukti lain selain keterangan saksi-saksi, yang kami harapkan adalah hasil visum. Jadi kami harapkan hasil visum segera keluar,” ujarnya, kemarin.

Karena itu pula hingga kemarin Polsek Kuta Utara belum melakukan penahanan terhadap Sobrat.

Baca Juga  Dovizioso: Ducati Makin Mudah Melesat

Kompol Arta menyatakan pihaknya tak ingin gegabah menangani kasus ini.

Kata dia, sebelum hasil visum dikeluarkan pihak Rumah Sakit Bayangkara Trijata, status Sobrat masih sebatas terlapor.

Berdasarkan keterangan tertulis yang dikirim Sobrat kepada Tribun Bali, Minggu (18/4/2016) malam, ia mengaku tidak pernah menjambak dan menarik rambut Tamara, seperti yang dilaporkan ke Polsek Kuta Utara.

Dia mengaku hanya menjambak teman Tamara, Andrian King.

“Saya tidak ada jambak rambut Tamara, saya tidak pernah ancam-ancam Tamara sama anaknya. Justru saya melindungi Tam di Bali. Kalau bule itu, saya jambak rambutnya karena pernah bilang f**k you sama saya,” tulis Sobrat melalui short message service (SMS) atau pesan pendek.

Namun dia tidak menjelaskan maksud dari melindungi Tamara di Bali.

Baca Juga  Pemeriksaan Ahok dan Harapan Lulung

Terkait pengakuan Tamara yang berbeda dengan pengakuannya, Sobrat mengatakan hal itu hanya akal-akalan sang aktris untuk menaikkan popularitasnya di dunia akting.

Sobrat pun bahkan mengaku menjadi korban akting Tamara.

“Itu permainan Tam di media untuk popularitas, she Show…dia show,, dia manfaatkan saya,” kata pria yang masih membujang ini.(kn/tbn)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Kelakuan Bule Ini Bikin Warga Indonesia Naik Pitam

Arsip

Kantong Plastik Berbayar Rp200 Mulai Berlaku di 22 Kota

Hiburan

Takut Dimarahi Orang Tuanya, Mahasiswi Ini Pilih Bohongi Polisi sebagai Korban Begal

Arsip

Dokter Cabut 16 Giginya, Wanita Ini Tewas

Berita

Jelang MTQ Nasional XXVII 2018, Pemprov Sumut Turunkan Ratusan Abang Becak untuk Ikut Mensosialisasikan
12 Rumah Sakit di Jawa dan Sumatera Gunakan Vaksin Palsu-kompasnasional

Arsip

12 Rumah Sakit di Jawa dan Sumatera Gunakan Vaksin Palsu

Arsip

Rupiah Menguat ke Rp 13.109 per USD

Arsip

BEJAT! Bapak Perkosa Anak Kandung, Istri Dibanting di Aspal