Home / Berita

Jumat, 22 April 2022 - 16:51 WIB

Wali Kota Pontianak Menanam Pohon Pada Peringatan Hari Bumi Sedunia 2022

Viewer: 539
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 12 Detik

Tanam 250 Pohon,Edi Kamtono Apresiasi Bank Sampah Untan

PONTIANAK KALBAR,KOMPAS NASIONAL.Com – Memperingati Hari Bumi yang jatuh tiap tanggal 22 April, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono melakukan penanaman pohon secara simbolis di Rusunawa Universitas Tanjungpura (Untan), Jumat (22/4/2022).

Sebanyak 250 pohon yang terdiri dari pohon mangga, matoa dan pucuk merah nantinya akan ditanam oleh mahasiswa Untan secara berkala.

Ia mengapresiasi Bank Sampah Untan atas kerjasama yang terjalin dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dalam menjaga lingkungan di Kota Pontianak untuk tetap bersih dan teduh. Menurutnya, hal itu akan meningkatkan ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Pontianak yang sekarang sudah mencapai 36 persen.

“Ketersediaan RTH juga jadi syarat suatu kota, di RT dan RW memiliki minimal 30 persen RTH. Secara tidak langsung akan mendongkrak Indeks Kebahagiaan warga kota dan menjadikan Kota Pontianak sebagai Kota Layak Huni,” jelas Edi.

Edi berharap agenda yang serupa terus dilaksanakan.

Baca Juga  Wakil Bupati Kapuas Hulu Hadiri Sosialisasi Tentang Pendidikan Berbasis Qur'anĀ 

Dia mengimbau kepada seluruh pihak untuk tidak berhenti pada penanaman saja. Lebih lanjut, tanggung jawab kepada tanaman dengan perawatan sampai tumbuh.

“Nanti kita datang lagi ke sini tahun depan, siapa yang tanamannya sudah mati, akan didenda,” sebutnya mencairkan suasana.

Diakui Edi jika kondisi pemeliharaan, baik gedung dan lingkungan di sekitaran Rusunawa Untan belum maksimal.

Melalui agenda tersebut ia mengajak pengurus asrama untuk terus melakukan perawatan lingkungan, salah satunya dengan memaksimalkan peran bank sampah.

“Bank sampah ini program dari pemerintah kota. Jadi kita ingin memperbanyak bank sampah terutama di lingkungan sekolah dan kampus, agar sampah terkelola dengan baik,” ungkapnya.

Hal itu menyusul langkah pemerintah pusat untuk mengurangi pembuangan sampah di tahun 2023 minimal 30 persen pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Pengelolaan sampah organik khususnya dinilainya perlu guna kesuburan lahan.

“Pemerintah pusat meminta pemerintah daerah untuk mengelola sampah agar dimanfaatkan sebagai bahan bakar pengganti fosil,” tutupnya.

Rektor Untan, Garuda Wiko menyambut baik usaha dari Pemkot Pontianak terutama yang berkaitan dengan kepedulian terhadap lingkungan.

Baca Juga  Rafael Alun Trisambodo Jalani Sidang Perdana Kasus TPPU-Gratifikasi Hari Ini

Ia mengatakan pihaknya turut berkomitmen untuk melakukan penghijauan setidaknya 30 persen di kawasan Untan.

“Sudah jadi komitmen kita juga.

Kalau ada ruang yang kosong, akan ditanami pohon.

Kemudian untuk pembangunan gedung jangan ada lagi yang horizontal, namun vertikal,” tegasnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Hani Alfiyani memaparkan, peringatan Hari Bumi di tahun 2022 mengangkat tema Invest in Our Planet. Oleh sebab itu, Bank Sampah Untan melakukan penanaman sebanyak 250 pohon di kawasan Untan sebagai bentuk investasi kepada bumi.

“Artinya kita harus berinvestasi kepada bumi. Dan merupakan program Green Campus,” ujarnya.

Adapun jenis-jenis pohon yang ditanam, lanjut Hani, di antaranya pohon mangga, matoa, pucuk merah maupun tanaman hias lainnya.

“Nanti mahasiswa akan jadi orang tua asuh dari si pohon yang ditanam. Ibaratnya, satu mahasiswa akan menjaga, merawat dan mengasuh pohonnya,” pungkasnya.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Dua Siswa SMKN 1 Siantar Tembus Lulus PTN Lewat Jalur SNMPTN

Berita

51 TENAGA KERJA ASING DI TOBA DOMINASI KEAHLIAN ENGINEERING & CONSULTANT

Berita

KPK Panggil Dirjen Bea Cukai Jadi Saksi Kasus TPPU Rita Widyasari

Berita

Di Usung Dua Partai Pasangan Hasim-Tumpak Pastikan Maju Di Pilkada Simalungun

Berita

Walikota P.Sidimpuan Canangkan Desa Simatohir dan Simasom Sebagai Wisata Rintisan

Berita

Ketua MABM Sintang ,ingatkan Pemkab Sintang untuk memberikan perhatian dan penghargaan kepada Djoebair Irawan sebagai Raja Sintang pertama ,ketika belum memeluk Islam.

Berita

KM Lestari Maju Tenggelam, Ratusan Penumpang, Sementara 12 Orang Ditemukan Tewas

Berita

Dorong Disiplin Pegawai,Bupati Kapuas Hulu Lakukan Sidak