Ria Norsan Minta Prioritas Penangan Covid-19 dan Karhutla
SANGGAU KALBAR | KOMPAS Nasional- Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sanggau Tahun 2022, Senin (22/3/2021).
Kegiatan Musrenbang RKPD Kabupaten Sanggau dibuka secara resmi oleh Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.IP. M.Si.
Musrenbang RKPD Kabupaten/Kota merupakan salah satu tahapan dalam proses penyusunan RKPD Kabupaten/Kota Tahun 2022 yang sekaligus merupakan pelaksanaan dari amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta beberapa peraturan Pelaksanaannya.
Untuk melaksanakan amanat Undang-Undang tersebut, dalam penyusunan dokumen perencanaan yang berfungsi sebagai landasan yuridis dan operasional tahunan dalam penyelenggaraan pembangunan yang kita kenal dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah.
Dalam Sambutannya, Wagub mengatakan dokumen RKPD yang disusun selain untuk memenuhi amanat peraturan perundang-undangan juga bertujuan untuk menjadi dokumen yang berisikan langkah-langkah strategis untuk menyelesaikan permasalahan aktual di daerah dan mengakomodir berbagai harapan masyarakat.
“Yang lebih terpenting lagi (RKPD) sebagai penjabaran operasional dari visi pembangunan kepala daerah,” ujar H. Ria Norsan.
Kemudian dia berpesan kepada Bappeda dalam menyusun rancangan induk pembangunan ke depan, data yang digunakan harus valid.
Menurut H. Ria Norsan, Bappeda harus berusaha untuk memeriksa terlebih dahulu keabsahan data yang akan digunakan dalam menyusun dokumen RKPD.
“Makanya, Bappeda itu harus berupaya supaya data itu tidak salah.
Datanya harus valid,” tegas dia.
H. Ria Norsan meminta agar Kabupaten Sanggau juga memprioritaskan dua hal yang juga berkali-kali disampaikan Gubernur.
Dua hal tersebut adalah penanganan Covid-19 dan penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Predikat terbaik yang diterima Pemerintah Provinsi Kalbar atas dua hal tersebut, tidak lepas dari dukungan kabupaten/kota di Kalbar.
Hasnan Sutanto








