Viewer: 952
0 0

Home / Berita

Sabtu, 7 November 2020 - 13:44 WIB

Tukang Pikul Air di Lereng Gunung Jadi Jenderal Bintang Empat TNI

Viewer: 953
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 56 Detik

Kompasnasional | Sederhana dan murah senyum, tegas lagi cerdas. Mungkin itu lah gambaran sosok seorang Marsekal TNI (Purn.) Yuyu Sutisna, pria Sunda yang pernah menduduki posisi Kepala Staf Tentara Nasional Angkatan Udara (KSAU). Siapa sangka, Yuyu hidup sangat pas-pasan dan bahkan pernah menjadi tukang pikul air saat usianya masih remaja.

Yuyu lahir di Kecamatan Cicalengka, Bandung, 10 Juni 1962, dari keluarga yang sangat sederhana. Diceritakan Yuyu, ayahnya adalah seorang montir yang memiliki bengkel kecil di kampung halamannya. Sebagian besar masa remajanya dihabiskan Yuyu di tempat tinggalnya yang berada di lereng gunung.

Oleh sebab itu, Yuyu harus menuruni lereng ke lembah hanya untuk mengambil air. Dikatakan Yuyu, air yang diambilnya di lembah itu digunakan untuk minum dan ia harus naik turun lereng gunung membawa pikulan setiap hari. Meskipun berat, Yuyu menjalaninya dengan senang hati.

Baca Juga  Ayah Tiri Biadap Gauli Anak Tiri Sejak SMP Sampai SMA

“Saya tinggal di lereng gunung, namanya di lereng gunung itu kan susah air yang bagian atas. Sehingga, kita harus mencari air jauh ke bawah. Di bawah lembah itu ada mata air, ada pohon beringin di situ dan kita harus mengambil air di situ. Pada saat itu belum ada pompa-pompa yang bisa tarik (air) ke atas,” ujar Yuyu.

Sebagai anak muda yang tinggal di desa, Yuyu terkadang menyelingi rutinitasnya memikul air dengan memancing belut di sawah-sawah. Menurutnya, belut yang ditangkap di sawah yang dilintasi menuju mata air, bisa menjadi menu makanan tambahan di rumah.

“Kalau saya masih ada waktu, biasanya saya sebelum mengambil air mencari belut. Itu untuk menu tambahan,” kata Yuyu.

Siapa sangka, di kemudian hari pemuda desa itu menjelma menjadi seorang pilot pesawat tempur di kesatuan TNI Angkatan Udara. Yuyu masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) pada 1986 dan memulai kariernya sebagai penerbang pesawat tempur F-5 Tiger.

Baca Juga  Bantuan Kemenkes, Pemkab Samosir Serahkan 9 Unit Mobil Ambulance

Posisi pertama yang diduduki Yuyu adalah menjadi Komandan Skadron Udara 14 Lapangan Udara Iswahyudi, Madiun, di bawah kendali Wing Udara 3 Tempur. Sebagai penerbang, Yuyu memiliki total 4.250 jam terbang. Tak main-main, ia pernah menerbangkan sejumlah pesawat. Mulai dari Cesna, Baravo Charlie, FMK53, F-5 Tiger, dan mencapai 2.000 jam menerbangkan F-5 Tiger II.

Karier Yuyu semakin mengkilap setelah didapuk menjadi Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara, pada 27 Oktober 2017. Setelah itu pada 17 Januari 2018, Yuyu akhirnya resmi ditunjuk sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara ke-22, menggantikan posisi Marsekal Hadi Tjahjanto. (VC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Gelar Parade Kemenangan Atlet Sea Games, Kapolri Fokus Kembangkan Olahraga Sepeda Indonesia

Berita

Pasca Libur Lebaran, Sekda Pimpin Sidak di Hari Kedua Masuk Kerja ke Seluruh OPD

Berita

Cegah Kelangkaan, Polri Ungkap 6 Polda Usut Kasus Dugaan Penyalahgunaan BBM

Berita

Pemprov Kalbar Dorong Perajin UMKM,Bangkitkan Industri Kerajinan Kalbar di Masa Pandemi

Berita

Tim GTPP Covid-19 Pemkab Simalungun Lamban Warga Positif Corona Baru Ditangani 9 Hari Setelah di Karantina

Berita

DAK Sebesar Rp6,7 Miliar Lebih di Disdik Pematangsiantar, Diduga di Mark Up dan Tidak Sesuai Juknis

Berita

Wawako Bersama Forkopimda Plus Kota Psp Ikuti Secara Virtual Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Berita

Pengawalan Oleh Personil Polri Pengambilan Tanah Dan Air Pengurus PSHT Pusat Madiun Cab Pontianak