Home / Internasional

Jumat, 15 Januari 2021 - 16:23 WIB

Terbang Lintasi Pasifik, Seekor Merpati Akan Disuntik Mati karena Langgar Aturan Karantina Australia

Viewer: 566
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

Kompasnasional l Seekor merpati yang melakukan perjalanan melintasi Samudra Pasifik akan dimatikan setelah dinyatakan melanggar aturan karantina Australia yang ketat. Burung itu dilaporkan hilang saat balapan di Negara Bagian Oregon, Amerika Serikat (AS) pada akhir Oktober, sebelum muncul di Melbourne hampir dua bulan kemudian.

Tetapi para pejabat mengatakan merpati, yang diberi nama Joe itu, menimbulkan “risiko biosekuriti langsung” bagi populasi burung dan industri unggas Australia. Burung itu akan ditangkap dan disuntik mati.

Warga Melbourne Kevin Celli-Bird mengatakan dia menemukan merpati itu di kebun belakangnya pada 26 Desember.

Baca Juga  Transkrip Penyadapan Tunjukkan Khashoggi Tewas Tercekik

“Dia sangat kurus jadi saya menghancurkan biskuit kering dan meninggalkannya di sana untuknya,” katanya kepada kantor berita AP.

Melalui beberapa penelitain melalui internet, Celli-Bird menemukan bahwa merpati itu, yang terdaftar pada pemiliknya di Alabama, AS. Burung itu diketahui terakhir terlihat selama balapan merpati di Negara Bagian Oregon, bagian barat AS.

Tetapi setelah berita tentang kemunculan Joe menjadi berita utama di Australia, Celli-Bird dihubungi oleh para pejabat yang prihatin tentang ancaman infeksi.

Merpati itu belum ditangkap, tetapi Departemen Pertanian, Air, dan Lingkungan mengatakan burung itu harus disingkirkan karena bahaya penularan ke unggas lokal.

Baca Juga  Polri Terima Red Notice Terkait Kasus Alum Bocah Argentina

“Terlepas dari asalnya, setiap burung peliharaan yang belum memenuhi status kesehatan impor dan persyaratan pengujian tidak diizinkan untuk tetap berada di Australia,” kata juru bicara departemen dalam sebuah pernyataan sebagaimana dilansir BBC.

“Satu-satunya hasil yang mungkin untuk mengelola risiko biosekuriti adalah perusakan burung secara manusiawi.”

Tidak jelas bagaimana burung itu berhasil melakukan perjalanan sejauh 8.000 mil (lebih dari 12.800 km) dari pantai barat AS ke Australia selatan, tetapi para pejabat yakin dia kemungkinan menumpang di kapal kargo. (OZ/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Internasional

India Berhasil Bikin Prototipe Vaksin Tripel Antigen Corona

Arsip

JK Nilai Amerika Serikat Lebih Baik Dipimpin Oleh Hillary Clinton
Bom Bunuh Diri di Baghdad, 14 Tewas dan 20 Lainnya Terluka-kompasnasional

Arsip

Bom Bunuh Diri di Baghdad, 14 Tewas dan 20 Lainnya Terluka

Berita

Indonesia memastikan gelar juara Badminton Asia Team Championships 2018

Internasional

Ilmuwan Oxford Siapkan Versi Baru Vaksin Covid-19

Internasional

Turki: Kami bersama Azerbaijan, baik di meja perundingan maupun medan pertempuran!

Internasional

30 Tahun Tutup, Perbatasan Arab Saudi-Irak Dibuka Lagi

Berita

TKI Asal Bangkalan Dieksekusi dihukum pancung di Arab Saudi