Home / Arsip / Arsip 2016 / Internasional / Kriminal / Reviews

Senin, 15 Agustus 2016 - 10:59 WIB

Imam Masjid di New York Ditembak Mati Setelah Shalat Jamaah

Viewer: 575
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 2 Detik

Maulana Akonjee (55) yang tercatat sebagai imam Masjid Jami Al Furqan, Queens, New York, Amerika Serikat, tewas ditembak di kepala oleh seorang pria. Jamaah lain bernama Tharam Uddin (64) yang berjalan bersama Akonjee turut ditembak mati.

The Independent melaporkan, Minggu (14/8) insiden ini terjadi kemarin sore waktu setempat setelah sang imam memimpin salat jamaah. Akonjee dan Udin baru berjalan satu blok dari komplek masjid, ketika tiba-tiba seorang pria mendekati mereka di kawasan Taman Ozone, lalu melepas tembakan langsung ke kepala. Saksi mata menyatakan pelaku berjalan santi setelah melakukan penembakan tersebut.

Baca Juga  Siswi SMA di Bandung Dibunuh saat Berhubungan Seks dengan Pacarnya

Donna Jag (49) warga setempat, mengaku terkejut ada penembakan di siang bolong. Dia tidak mengerti motif pelaku yang sampai sekarang masih kabur. “Distrik ini penduduknya beragam, ada muslim, ada hindu, tidak ada masalah. Insiden ini sangat-sangat mengejutkan,” kata Jag.

Mendiang Akonjee adalah imam yang datang dari Bangladesh dua tahun lalu. Kematiannya membuat komunitas imigran Bangladesh di AS berduka.

Baca Juga  Sembunyikan Sabu di Alquran, Pengedar Percaya Polisi Tak akan Periksa Kitab Suci

Tiffany Phillip, juru bicara Kepolisian New York menyatakan keduanya sempat dilarikan ke rumah sakit ketika dievakuasi petugas. “Namun korban meninggal di perjalanan akibat luka-lukanya.”

Warga muslim New York menutut polisi segera menemukan pelaku. Kejadian ini sangat menyedihkan mereka. “Imam masjid kami dibunuh laiknya hewan. Kami menuntut keadilan,” kata Millad Ibrahim, salah satu jamaah masjid (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Bocah 12 Tahun Ketangkap Curi Kereta dan HP-kompasnasional

Arsip

Bocah 12 Tahun Ketangkap Curi Kereta dan HP

Arsip

Penyidik Poldasu Dilaporkan ke Kapolri
Kedatangan Wapres, 2.400 Personel Diturunkan-kompasnasional

Arsip

Kedatangan Wapres, 2.400 Personel Diturunkan

Berita

600 Napi Kasus Terorisme Bebas, Pemda Harus Perhatian

Berita

Tipu Daya Dibalik Pembelian Saham Freeport

Arsip

Proyek PLTA Karo Makan Korban, 6 Tewas Kesetrum, 7 Luka Parah

Internasional

Dicurigai Ada 50 Laboratorium Rahasia di China yang Produksi Senjata Biologis

Arsip

Distribusi Tertutup LGP 3 Kg Tekan Subsidi 15 Persen