Home / Arsip / Arsip 2016 / Kreatif

Sabtu, 3 September 2016 - 14:39 WIB

Tanjungbalai Pamerkan Olahan Kerang di Gebyar Kerajinan Sumut

Viewer: 966
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 16 Detik

MEDAN – Kompasnasional.com

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menggelar Gebyar Kerajinan Daerah Sumatera Utara pada 2- 4 September 2016 di Lapangan Merdeka Medan.

Acara ini diikuti berbagai kerajinan dari kabupaten/kota. Perwakilan Kota Tanjungbalai terlihat mencuri perhatian pengunjung dengan berbagai kerajinan tangan berbahan cangkang kerang dan siput.

Penjaga stan Tanjungbalai, Adi Syawal mengatakan, bahwa kerajinan tangan ini terinspirasi karena menilik banyaknya cangkang kerang dan siput menjadi limbah di Tanjungbalai.

“Ini karya istri saya, Hotmida Harahap. Kami mulai melakukan kerajinan ini sejak 2011. Tanjungbalai itu pesisir laut, banyak cangkang kerang dan siput jadi limbah. Terus istri saya berpikir kalau ini bisa dijadikan kerajinan tangan,”sebut Adi Syawal kepada www.tribun-medan.com di Lapangan Merdeka Medan, Sabtu (3/9/2016).

Cangkang kerang dan siput diolah menjadi tempat tisu, bunga, baki, dan perlengkapan adat Melayu, Tepak Sirih.

Baca Juga  Virus Corona, Kota Kisaran dan Kota Tanjung Balai Heboh Digoncang Bakti Sosial Setiap Hari Oleh Team Lions Club Golden Estate Bekerja Sama Dengan Sitara Foundantion

Adi Syawal mengatakan bahwa proses pembuatan kerajinan ini tidak begitu rumit. Ia menyebutkan, cangkrang kerang dan siput sebelum diolah harus dicuci bersih.

“Cangkang kerang dan siput direndam pakai kaporit, sampai putih bersih. Setelah itu kita rangkai menjadi tempat bunga dan tisu. Dalam sehari satu orang bisa selesaikan sepuluh tempat tisu, kalau tepah sirih hanya bisa dua. Ini awet, paling kalau berdebu tinggal dibersihkan pakai kuas,” sambungnya.

Adi Syawal menyebutkan bahwa peminat kerajinan ini sangat besar. Permintaan juga hadir dari luar Tanjungbalai.

“Kita sistem pesanan. Selesai langsung diantar ke pembeli. Banyak dari luar daerah seperti Binjai dan Medan. Kita pakai pengiriman melalui kereta api,” pungkasnya.

Berbagai kerajinan ini dibandrol dengan harga variatif, mulai Rp 5000 hingga Rp 1,5 juta.(kn/tbn)

Baca Juga  Geledah Rumah Aa Gatot, 30 Jarum Suntik Hingga Hewan Langka Disita
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Perdana Menteri Singapura Jatuh Pingsan Saat Pidato

Arsip

Pelanggan Listrik Golongan 1.300-3.300 VA Mau Dihapus

Arsip

Suzuki Ertiga Diskon Gede Jelang Ramadhan

Arsip

Liverpool Sudah Dapat Pengganti Coutinho, Lihat Skillnya!

Arsip

Negara Luar Angkasa Asgardia Bisa Tampung hingga 1,5 Juta Jiwa

Arsip

2 Hektare Hutan Pinus Tahura Sare, Aceh Terbakar
Orang Yang Menyumbang Emas Tugu Monas Adalah Teuku Markam Asal Aceh -Detikasia

Arsip

Orang Yang Menyumbang Emas Tugu Monas Adalah Teuku Markam Asal Aceh
Kuliahnya Mahal Tapi Gaji Perawat di Bawah UMR-KompasNasional

Arsip

Kuliahnya Mahal Tapi Gaji Perawat di Bawah UMR