Home / Berita

Minggu, 24 Januari 2021 - 20:30 WIB

Tak Hanya Lebih Menular, Varian Baru Virus Corona Inggris Disebut Lebih Mematikan

Viewer: 421
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

Kompasnasional l Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson mengatakan ada beberapa bukti bahwa varian baru virus corona yang pertama kali diidentifikasi di Inggris bisa lebih mematikan daripada jenis aslinya.

“Kami telah diberitahu hari ini bahwa selain menyebar lebih cepat, sekarang juga tampak bahwa ada beberapa bukti bahwa varian baru (varian yang pertama kali ditemukan di London dan Inggris) mungkin terkait dengan tingkat kematian yang lebih tinggi,” kata Johnson dikutip dari CNBC, Jumat (22/1/2021).

Semua bukti, imbuhnya menunjukkan bahwa vaksin dari Pfizer-BioNTech dan AstraZeneca-Oxford University tetap efektif melawan varian virus lama dan baru.

Baca Juga  Zulfikri Akhirnya Dilantik Jadi Kepala Desa Bukit Melintang

Saat ini buktinya masih pada tahap awal dan sedang dinilai oleh New and Emerging Respiratory Virus Threats Advisory Group, badan penasihat yang memberi nasihat kepada Kepala Penasihat Medis/Kepala Petugas Medis Inggris.

Data tersebut berasal dari beberapa studi pendahuluan tentang tingkat kematian di antara orang-orang dengan varian baru dibandingkan dengan tingkat yang terkait dengan jenis lain, menurut BBC, Sabtu (23/1/2021).

Dikutip dari Live Science, Sabtu (23/1/2021) salah satunya studi dari The London School of Hygiene & Tropical Medicine yang mengamati 2.583 kematian di antara 1,2 juta orang yang dites virus corona di Inggris dan menemukan bahwa mereka yang terinfeksi varian baru sekitar 30% lebih mungkin meninggal dalam 28 hari.

Baca Juga  Mari Hayati Rangkaian Acara Perayaan Dan Peringatan Pada Tahun 2020

Covid-19 yang tidak terkendali bisa menyebabkan mutasi virus dan melahirkan varian baru virus corona seperti yang terjadi di Inggris dan Afrika Selatan.

Pertama terdeteksi
Diketahui, varian baru virus corona Inggris pertama kali diidentifikasi di Kent, Inggris, pada September 2020.

Varian ini lebih menular, dengan penelitian menemukan bahwa sekitar 50 hingga 70 persen lebih dapat ditularkan daripada jenis lain yang beredar luas.(K/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Ketua MUI Kecam Tindakan intimidasi Kelompok 2019GantiPresiden di Car Free Day

Berita

Turki Kembali Periksa Konsulat Saudi, Cari Bukti Pembunuhan Khashoggi

Berita

Hefriansyah SE MM ; Lima Prioritas Pembangunan Siantar Tahun 2021

Berita

Konflik Lahan Berujung Pengrusakan, LBH Gerak Indonesia Dampingi klien Buat Laporan Pengaduan

Berita

Bertahun-tahun Menunggu Bantuan Bedah Rumah Tak Terealisasi, Akhirnya Rumah Janda Tua Boru Sitinjak Roboh

Berita

Kapolda Kalbar Cek Progress Pembangunan Polsek Terentang

Berita

PPDB Online 2021 Untuk Jenjang SMKN Siantar-Simalungun Berjalan Dengan Lancar

Berita

187 Saham Melemah, IHSG Tak Mampu Pertahankan Kekuatannya