Home / Arsip / Arsip 2017 / Berita / Nasional / Reviews

Selasa, 5 September 2017 - 16:38 WIB

Mantan Presiden ISIS Indonesia di Cianjur Jamin Seluruh Biaya Jihad Rohingya

Viewer: 807
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

kompasnasional.com | CIANJUR – Konflik kekerasan dan pembantaian etnis muslim Rohingya di Rakhine State, Myanmar, memicu respon organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Indonesia.

Salah satunya ormas Gerakan Islam Reformis (Garis) yang berbasis di Cianjur, Jawa Barat.

Ketua Umum Garis, Chep Hermawan mengaku, tengah berkoordinasi dengan sejumlah ormas lainnya untuk menggelar aksi unjuk rasa ke Kedutaan Besar Myanmar di Menteng, Jakarta Pusat.

“ini sebagai bukti kepedulian kami sebagai umat muslim terhadap sesama muslim,” ujar pria paruh baya yang pernah mengklaim diri sebagai presiden ISIS regional Indonesia itu, Selasa (5/9).

Selain itu, Garis juga telah membuka posko pendaftaran bagi para relawan yang siap menjalankan jihad fisabilillah dan dikirim langsung ke Rakhine, Myanmar.

Baca Juga  Prof Jimly Asshiddiqie Ternyata Kenal Hadi Pranoto, Penilaiannya Asli Gak Mengenakkan Banget

“Kami siapkan posko bagi relawan yang akan berangkat ke Myanmar untuk fisabilillah membantu muslim Rohingya. Segala pembiayaan apapun akan kami tanggung,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Konsorsium Ormas Islam (KOI) Kabupaten Cianjur Ahmad Yani menyatakan, hal ini harus mendapat perhatian dan sikap tegas bersama sebagai sesama muslim.

Menurutnya, sebagai sesama muslim, wajib saling menolong dan peduli dengan memberikan bantuan.

“Selain bantuan fisik, tentunya bantuan doa bagi mereka yakni umat muslim rohingnya yang telah teraniaya dengan pembantaian yang sangat kejam dan tidak manusiawi itu,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua PC NU Cianjur, Choirul Anam menambahkan, pembantaian muslim Rohingya yang terjadi di Myanmar itu disebutnya merupakan kejahatan manusia yang sangat biadab dan tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.

Baca Juga  Wawako Psp Pimpin Safari Muharram Tahun Baru Islam 1442 H Di Masjid Al-Hidayah

“Kami berharap PBB segera bertindak dan ikut andil dalam penyelesaian di Rakhine. Sehingga pembantaian yang dilakukan terhadap umat muslim di Rohingya bisa dihentikan,” jelasnya.

Kajadian tersebut, lanjutnya, juga bisa menjadi pembelajaran bagi Indonesia, dimana bisa tetap bersatu meski berbeda suku, agama dan ras.

Ia berharap, persatuan dan kesatuan di Indonesia ini tetap terjaga selamanya.

“Makanya ini patut disyukuri, betapa indahnya bertempat tinggal di Indonesia. Meskipun beda suku, agama dan ras namun kita tetap bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia ini terjaga selamanya,” tutupnya (pjkst|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Operasi Pasar Kapolres Melawi Pantau Langsung Antisipasi Kelangkaan Minyak Goreng

Berita

Pohon berukuran besar tumbang merusak rumah warga di Desa Bawoganowo Kecamatan Toma Kabupaten Nias Selatan

Berita

Tim Penilai Kecamatan Terbaik Provsu Kunjungi Kecamatan Batang Toru

Berita

Warga Temukan Jasad Mr.X Di Sungai Kapuas Sungai Raya, Polisi Beberkan Ciri-Cirinya

Berita

Bupati Tapsel Mendukung Hasil Musrenbang Pemprov Sumut

Berita

Belum Sebulan Kabasarnas Jadi Tersangka, KPK Umumkan Kasus Korupsi Lain di Basarnas

Berita

Buang Hajat di Semak-semak, Janda Asal Langkat Diperkosa Pengungsi Rohingya

Berita

LSI Denny JA: Prabowo-Gibran 43,3 %, AMIN 25,3 %, Ganjar-Mahfud 22,9 %