Home / Berita

Sabtu, 30 Juli 2022 - 20:43 WIB

Gawai Dayak Sintang: Lomba Pangkak Gasing Diikuti 14 Peserta, Tua Muda Bersaing

Viewer: 298
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 22 Detik

Sintang, Kompasnasional.com.-Pelaksanaan Lomba Pangkak Gasing pada Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang yang ke 9 Tahun 2022 pada Sabtu pagi, 30 Juli 2022 sempat terhambat karena halaman Betang Jerora Satu basah dan becek sehingga tidak memungkinkan untuk dijadikan lokasi lomba pangkak gasing.

Laurensius Anong Koordinator Lomba Pangkak Gasing menuturkan sempat bingung menetukan lokasi lomba pangkak gasing karena hujan yang mengguyur Sintang membuat halaman Betang Jerora Satu becek. “padahal syarat lokasi lomba pangkak gasing ini, tanah harus keras sehingga lomba bisa maksimal. Akhirnya kita laksanakan lombanya diatas tanah yang sudah di cor saja” terang Laurensius Anong.

Baca Juga  Canangkan Jumat Bersepeda, Wali Kota Imbau ASN Bersepeda Ke Kantor

Peserta lomba pangkak gasing ini ada 14 orang, hanya satu kategori saja. Jadi pelajar dan dewasa sama-sama bersaing. Sehingga terjadi perlawanan antara pelajar dan orang tua” terang Laurensius Anong.

Meskipun kurang maksimal karena lokasi lomba yang tidak memadai, tetapi sukses dilaksanakan. Dan cukup meriah. Penonton banyak, dan peserta juga memahami kondisi sekitar rumah Betang Jerora Satu” tambah Laurensius Anong. Laurensius Anong menjelaskan bahwa nilai pemangka’ kena yang dipangka keluar lingkaran di berikan nilai 10. Sebaliknya tidak kena dan keluar, tidak mendapatkan nilai atau nol. Nilai pemasang dipangkak dan tidak kena bernilai 10.

Baca Juga  BPJS Ketenagakerjaan Sumatera Utara Sosialisasi Manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan Kepada Sektor Lembaga Keumatan Kristen BPU(Bukan Penerima Upah)

“Jika keduanya kena dan sama-sama keluar maka masing masing mendapat nilai 5. Bila pemasang gasing keluar lingkaran, maka pemangkak nilainya 3 dan nilai pemasang 0” ujar Laurensius Anong menjelaskan sistem penilaian.

Aturan lainnya, gasing pemasang tidak boleh keluar dari garis yang sudah ditentukan, dan kakinya tidak boleh menyentuh garis. Tetapi untuk pemangkak, jika kakinya menyentuh garis, maka akan langsung di diskualifikasi. Tadi ada satu orang peserta pemangkak yang kakinya menyentuh garis, langsung kita diskualifikasi dan pemasang dinyatakan pemenang” tambah Laurensius Anong.

Yupinus Totom

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Asahan

Sembari Himbau Warga Jangan Mudik, Satlantas Polres Asahan Berbagi Takjil

Berita

Bupati Sintang Jarot Winarno Menghadiri Dan Sekaligus Membuka Kegiatan Gawai Dayak Desa Sekubang Nyelepat Taun 2022.

Berita

KONI Padang Sidempuan Mulai Jaring Bakal Calon Ketua Umum

Berita

Kepala Desa Dan Pegawai BPN Terlibat Dalam Kasus Sindikat Mafia Tanah Di Kalbar

Berita

FW & LSM Datangi Polda Kalbar Laporkan Berita Hoax

Berita

Kapolsek Ella Hilir dan Personil Kawal Pemakaman Pasien Terkonfirmasi Positif Covid 19*
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi

Berita

Polisi Buru 2 Pelaku Pengeroyokan Aktivis Islam di Diskotek Labuhanbatu

Berita

Bupati Mempawah Erlina Ikut Perjuangkan Nasib Petani Sawit Kabupaten Mempawah di Munas AKPSI Jakarta