Home / Berita

Rabu, 19 Januari 2022 - 22:04 WIB

SPALD Siap Dibangun, Upaya Pemkot Pontianak Tangani Pencemaran Lingkungan

Viewer: 362
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 12 Detik

Wali Kota Pontianak dan Kementerian PUPR Teken Nota Kesepakatan Pembangunan SPALD

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL – Sebagai tindak lanjut rencana pembangunan Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik (SPALD) skala kota, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menandatangani perjanjian kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU).

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan, Pemkot Pontianak tetap berkomitmen melaksanakan pembangunan SPALD yang merupakan proyek strategis nasional bantuan dari pemerintah pusat.

“Dalam hal ini Pemkot Pontianak mengemban tanggung jawab salah satunya adalah berkaitan dengan pembebasan lahan,” ujarnya usai meneken nota kesepakatan sinergi perencanaan, pelaksanaan pembangunan dan pemanfaatan prasarana dan sarana SPALD di Aula Rohana Muthalib, Selasa (18/1/2022).

Ia menjelaskan, lokasi untuk pengolahan air limbah direncanakan ada dua Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPALD) yang akan mencakup 16.500 sambungan.

Sambungan tersebut membentang dari Jalan Kom Yos Sudarso hingga Jalan Martapura. Saat ini, lanjut dia, pembebasan lahan untuk pembangunan SPALD tersebut masih dalam proses terutama yang berlokasi di Martapura.

Baca Juga  Mesin ATM Baru Bank Sumut di Kantor Dinas Pendidikan Pematangsiantar Resmi Beroperasi

Sedangkan yang di lokasi Nipah Kuning lahannya sudah menjadi milik Pemkot Pontianak.

“Mudah-mudahan setelah penandatangan MoU ini semangat dan komitmen bersama kita untuk menjadikan proyek ini sebagai salah satu program strategis kota Pontianak sesuai dengan visi berwawasan lingkungan bisa mempercepat terwujudnya pembangunannya,” ungkap Edi.

Ia meminta kegiatan pembangunan SPALD ini terus dikawal agar fisiknya segera terwujud sehingga persoalan lingkungan, terutama tercemarnya parit dan sungai akibat limbah sanitasi bisa tertangani.

Apalagi limbah yang berasal dari rumah tangga masih mendominasi pencemaran di parit maupun sungai.

“Nah, harapan kita kalau ini terbangun kurang lebih ada 16 ribu sambungan maka akan berpengaruh terhadap kualitas lingkungan kita sehingga menjadi semakin lebih bersih dan terkelola dengan baik,” jelas dia.

Direktur Sanitasi Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Prasetyo, mengapresiasi upaya Pemkot Pontianak dalam mengatasi persoalan lingkungan dengan membangun SPALD.

“Tentunya kami mengapresiasi apa yang saat ini dilakukan Pemkot Pontianak khususnya dalam rangka persiapan pembangunan sistem pengelolaan limbah domestik terpusat untuk kota Pontianak yang difasilitasi oleh Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya,” paparnya.

Baca Juga  72 Kasus Corona di Sambas 27 Orang Masih Di isolasi Dan Dirawat

Pihaknya pun menugaskan konsultan yang sudah bekerja selama dua tahun dan tengah menyelesaikan Detail Engineering Design (DED) SPALD sehingga bisa melaksanakan pembangunan di bidang air limbah domestik

“Kita berharap bisa melaksanakan pembangunan di bidang air limbah domestik. Nantinya diharapkan ini bisa memberikan akses sanitasi kepada 16 ribu rumah tangga lainnya,” imbuhmya.

Sebagaimana diketahui, pembangunan SPALD ini merupakan proyek strategis nasional.

Untuk penyelesaiannya ditargetkan selama enam tahun dengan jumlah 16.500 sambungan rumah.

Dari hasil kajian, Kota Pontianak dinilai layak mendapat bantuan SPALD dari pemerintah pusat.

Sebab tidak semua kota yang mendapat bantuan tersebut.

Kota Pontianak menjadi salah satu dari lima kota se-Indonesia yang menerima bantuan SPALD dari pemerintah pusat.

(Hasnan Sutanto).

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Cek RSUD Putussibau, Bupati Kapuas Hulu Sebut Nihil Kasus Covid-19

Berita

Polres Bengkayang Bagikan Bansos Kepada Warga Terdampak Kenaikan BBM 

Berita

Dandim 0313/KPR Adakan Coffe Morning Bersama Insan Pers

Berita

Upacara HUT Bhayangkara Ke- 75 Di Polsek Pontianak Timur

Arsip

Asyik Selfie, 7 Wisatawan Tergulung Ombak Besar

Berita

Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Nias Selatan Dr. Hilarius Duha S.H., M.H dan Firman Giawa S.H., M.H meraih suara terbanyak.

Berita

Polda Kalbar Grebek Ratusan Tabung Gas Oksigen Medis di Sanggau

Berita

Polresta Pontianak Laksanakan Operasi Zebra Kapuas 2022