Viewer: 903
0 0

Home / Berita / Daerah

Kamis, 31 Desember 2020 - 08:40 WIB

AKSI Keroyok Maling Hingga Tewas, Pemilik Rumah bersama Tiga Securiti Jadi Tersangka

Viewer: 904
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 42 Detik


Kompas Nasional I Simalungun


Aksi keroyok maling hingga  tewas, menyeret pemilik rumah bersama dua anaknya dan tiga securiti jadi tersangka kasus pembunuhan di Kabupaten Simalungun Sumatera Utara di akhir tahun 2020.
Pasalnya, korbanYAP alias Yofan (21) ditemukan sudah tidak bernyawa lagi di rumah seorang warga bernama Husni di Komplek Cendana PT.Bridgestone, Nagori Dolok Merangir I, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Minggu (27/12/2020) dini hari sekira pukul 01.30 WIB.


Diketahui, Yofan, yang merupakan warga Jalan Sisingamangaraja, Komplek SD Negeri 2 Serbelawan, Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, tewas setelah kepergok diduga mencuri di rumah milik Husni.
Terkait kasusu ini, Kepolisian Polres Simalungun mengungkap kasus tewasnya YAP (21) di kediaman staf PT Bridgstone di komplek Cendana, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun melalui konferensi pers, Rabu (30/12/2020). 
Kapolres AKBP Agus Waluyo mengatakan, pihaknya menetapkan enam tersangka pada kasus terbunuhan YAP, warga Serbalawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar. 


“Dari sejumlah saksi, enam di antaranya kita naikkan statusnya menjadi tersangka,” kata Kapolres AKBP Boy Sutan Binanga Siregar.
Mereka itu, pemilik rumah dan dua anaknya inisial HN (41), IM (15) dan MAR (16), dan  tiga sekuriti perusahaan, HSD (37), HS (36) dan SAP. 
Kepada ke enam tersangka dikenakan Pasal 338 subsider Pasal 170 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara. 
Diketahui, korban tewas akibat dikeroyok pemilik rumah dan dua anaknya serta sekuriti yang sedang patroli di komplek perumahan tersebut. 
Saat personel polisi tiba di tempat kejadian, korban berada di teras dapur dalam kondisi tangan diborgol dan luka-luka akibat benda tumpul. 
Kapolres menyebutkan, pihaknya masih mendalami keberadaan korban dikediaman HN, hanya saja dipastikan tidak seijin pemilik rumah. 
Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo menjelaskan, kasus ini telah ditangani tim khusus untuk mencari fakta terkait kejadian yang berada di wilayah hukum Polsek Serbelawan ini. 


Kata Agus Waluyo, Timsus tersebut dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Rachmat Aribowo,” jelas Kapolres
Sesuai informasi yang berhasil dihimpun petugas, awalnya sekira pukul 00.30 WIB, Husni bersama keluarganya baru pulang dari Kota Medan dan mempergoki Yofan yang saat itu belum diketahui identitasnya sedang mengumpulkan barang barang curian di atas meja ruangan rumahnya. 
Melihat aksi Yofan, Husni dan dua anak laki-lakinya terlibat bergumul dengan Yofan sembari berteriak minta tolong.Menerima informasi kejadian dari masyarakat, Kapolsek Serbelawan Iptu Abdullah Yunus Siregar, bersama Kanit Reskrim dan personil piket datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) melakukan olah TKP. 


Polisi melihat mayat Yofan yang sudah tergeletak, dan kemudian mengevakuasi mayat Yovan ke RSUD dr Djasamen Saragih di Kota Siantar untuk dilakukan visum.
Personel Polsek Serbelawan juga mengamankan barang bukti 1 unit sepeda motor bebek Merk Honda Kap 70 warna hijau merah, 1 unit handphone Samsung warna hitam, sepasang sendal warna hitam, baju warna biru dan celana warna hitam yang dipakai Yovan.Kemudian, sebuah kalung emas, sebuah dompet berisikan uang sebesar Rp 2.609.000, sebuah tas warna biru berisikan sebuah kunci mobil dan beberapa kunci rumah lainnya.
Sebuah BPKB mobil Innova BK 1288 TT, 5 buah paspor, 3 buah buku rekening masing masing BCA ,MANDIRI dan Syariah Mandiri, sebuah telenan, serta sebuah piring beserta sendok garpu berisi sosis dilumuri saus.
Terkait kasus yang menjadi perhatian publik itu, AKBP Agus Waluyo mengimbau masyarakat agar melaporkan ke pihak kepolisian terdekat bila ada temuan dugaan tindak pidana yang sudah diamankan.(Son)


Editor: Nilson Pakpahan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga  Kapolda Kalbar Pimpin Langsung Apel Kesiapan Penanggulangan Karhutla

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Samosir Paparkan Pariwisata Samosir Di Kampus STBA PIA Medan

Berita

Peduli Kebutuhan Masyarakat, Joneri Sihite Sumbangkan Mobil Ambulance

Berita

Walikota Bersama Dandim 0212/TS Berikan Suprise HUT Kepada Kapolres P.Sidimpuan

Berita

“Di situ pak Situmorang dan bupati cerita sebelumnya yang ngerjakan proyek jembatan di batubara Johan namanya, tapi kerjanya nggak beres. Kebetulan pak Situmorang mengaku perusahaannya ahli dibidang konstruksi jembatan,” sebut Ayen. Hingga akhirnya, OK Arya menyerahkan draft proyek Dinas PUPR Batubara kepada Ayen untuk diberikan kepada Maringan Situmorang. “Di Desember bupati ada kasih draft proyek untuk diserahkan ke Situmorang. Disitu ada ditandai tulisan ‘situ’. Karena saat itu saya mau olahraga, saya foto saja, kalau nggak salah dua atau tiga lembar. Setelah itu saya print lalu dikasih ke Situmorang. Saya tak terlalu perhatikan proyek-proyek apa saja,” jelasnya. Disinggung, mengapa mau menjadi tempat penitipan uang dari rekanan Pemkab Batubara untuk diserahkan kepada OK Arya, Ayen mengaku khilaf. “Saya khilaf. Semua demi menjaga hubungan bisnis karena keduanya sering beli mobil sama saya. Apalagi sebelumnya mereka ada nitip uang Rp 1 miliar, tapi nggak ada masalah. Tapi yang terakhir ini saya justru jadi terlibat,” sebutnya. KPK menangkap dua orang kontraktor, Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar beserta Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain, Kepala Dinas PUPR Helman Herdadi dan pemilik Ada Jadi Mobil, Sujendi Tarsono alias Ayen pada 13 September 2017 dari sejumlah lokasi berbeda di Medan dan Batubara. Penangkapan kelimanya dilakukan terkait kasus penyuapan senilai Rp 4,1 miliar. Total uang suap tersebut diberikan Maringan dan Syaiful, diduga sebagai persenan untuk OK Arya setelah mendapatkan sejumlah proyek yang dananya tertampung pada APBD Batubara Tahun Anggaran (TA) 2017.(*)

Berita

Gubernur Kalbar Hadir Rakor Kepala Daerah Se- Indonesi Antisipasi Lonjakan Covid-19 Usai Lebaran

Arsip

Optimisme dan impian Giring Nidji bawa perubahan lewat politik

Berita

Gubsu Resmikan Taman Hijau dan Patung Nomensen di UHN

Berita

SBY dan Menag Hadiri Peringatan 50 Tahun Ponpes Daar El-Qolam Banten