Viewer: 1012
0 0
Viewer: 1013
0 0

Home / Nasional

Selasa, 15 Desember 2020 - 12:21 WIB

Soal Ujian Berbau Politis, DPR Minta Mendikbud Tindak Tegas Disdik DKI

Viewer: 1014
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 15 Detik

Kompasnasional l Anggota Komisi X DPR Putra Nababan mengkritisi munculnya nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai salah satu soal dalam Ujian Nasional (UN). Apalagi dalam soal tersebut terlihat sekali menyanjung Anies dan yang membuat terkejut lagi menghina Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri di dalam soal ujian itu.

Menurut dia, hal ini jelas menandakan bahwa jajaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta kecolongan, ceroboh, bahkan melakukan pembiaran sehingga viral di media sosial (medsos).Institusi pendidikan adalah lembaga budi pekerti yang mengajarkan etika luhur kepada anak didik, seharusnya Disdik DKI dapat menjaga marwah tersebut dengan ketat,” ujar Putra, Senin (14/12/2020).

Dia berterima kasih atas pengawasan masyarakat yang berujung viralnya kelakuan berbau politis jajaran pendidikan di salah satu SMP di Jakarta Selatan ini. Karena, semua anak didik tidak sepatutnya mendapatkan konten soal ujian yang tendensius dan kental bernuansa politis.

“Ini jelas menjadi ancaman bagi proses pendidikan dan pembentukan karakter anak bangsa di Jakarta,” ucapnya.

Baca Juga  PBNU Larang Utusan Khusus AS Jessica Stern Kampanye LGBT di RI

Putra juga menyayangkan sikap Disdik DKI yang menyebut viralnya konten soal ujian tersebut hanyalah karena ada kemiripan nama. “Di soal ujian jelas menyebutkan Gubernur Anies. Bagaimana bisa mengatakan ada kemiripan nama? Kenapa tidak menggunakan nama lain saja yang lebih netral,” katanya.

Politikus PDIP ini mendesak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim segera melakukan evaluasi terhadap jajaran Disdik DKI dan pihak sekolah yang menciptakan soal ujian agar ada solusi dari permasalahan ini. Apalagi kasus bernada rasis tidak terjadi kali ini saja.

“Saya berharap laporan masyarakat yang viral ini dapat segera ditindaklanjuti oleh Mendikbud dan jajaran kementeriannya, apalagi peristiwa ini terjadi di ibu kota yang lokasi sekolahnya tidak jauh dari kantor Mas Menteri Nadiem,’’ katanya.

Menurut legislator Dapil DKI Jakarta ini, Disdik DKI seharusnya juga memiliki mekanisme yang lebih tegas guna memberikan efek jera terhadap tindakan oknum yang melakukan upaya rasis dengan menyusupkan konten-konten ke dalam soal ujian.

Mantan pemimpin redaksi media elektronik ini mendesak atas penyimpangan kewenangan yang dilakukan oknum Disdik DKI tersebut. Mendikbud perlu berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk mengingatkan Gubernur DKI Jakarta agar menindak tegas anak buahnya.

Baca Juga  Benarkah Habib Rizieq Diperkarakan ke Polisi Gara-Gara Ahok? Mahasiswa Katolik Akhirnya Bilang….

“Yang utama, Mas Menteri bisa berkoordinasi dengan Mendagri yang mana sesuai konstitusi, urusan pendidikan bukan hanya kewenangan pusat namun juga domain pemerintah daerah,” ungkap Putra.

Dengan demikian, penyimpangan yang dilakukan oknum Disdik DKI ini merupakan polusi pendidikan politik atau pencemaran di dunia pendidikan. Selain propaganda, istilah yang tepat bagi kejadian ini adalah telah terjadi pencemaran atau mencoreng dunia pendidikan Tanah Air.

“Dan bagi kami insan politik tentu saja kasus itu merupakan propaganda yang menjadi polusi jahat bagi pendidikan politik bangsa kita karena menunggangi pendidikan dengan pesan-pesan politis,” ujarnya.

“Propaganda sendiri menurut Wikipedia diartikan sebagai rangkaian pesan yang bertujuan untuk memengaruhi pendapat dan kelakuan masyarakat atau sekelompok orang,” tambah Putra.
(SN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Nasional

Peringatan Hari Lahir Pancasila, Jokowi Bakal Upacara di Istana Bogor

Berita

Racun Kalajengking yang Disebut Bernilai Miliaran oleh Jokowi

Berita

Ganda Putra Indonesia Pertahankan Gelar Sang Jawara di Laga Final Japan Open.

Arsip

3.000 Halaman Nota Pembelaan Jessica Dibuat Dalam Lima Hari

Arsip

Jokowi Gelar Kontes Ketangkasan Domba, Hdiahnya Rp 1 Miliar

Arsip

Kirim SMS Teror Bom ke Stasiun Radio, Remaja di Medan Diciduk Polisi

Berita

Suap di Pemkot Malang, KPK Resmi Tahan Direktur PT Hidro Tekno
Ket:Foto//Pengacara Darmawan Yusuf, SH, SE, M.Pd, MH, CTLA, Med mendampingi Kliennya TH Ketika keluar dari Gedung Ditreskrimum Poldasu

Daerah

Poldasu Harus Objektif dan Mengundang BPN Dan Para Pihak Dalam Klaim Tanah Jalan Bilal Blok D1-D8 Yang Diklaim Janto