Home / Nasional

Senin, 15 Februari 2021 - 11:44 WIB

Soal Kritik, Mahfud: Pemerintah tak Bisa Halangi Orang Lapor

Viewer: 450
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 29 Detik

Kompasnasional l Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, mengatakan, pemerintah sungguh-sungguh terbuka atas kritik. Namun, kata dia, pemerintah tidak bisa menghalang-halangi orang yang hendak melaporkan kritikan tersebut ke polisi.

“Kita juga tidak bisa dong menghalangi orang mau melapor, melapor itu kan hak rakyat. Bukan pemerintah yang melaporkan kalau ada orang kritis dilaporkan ke polisi lalu polisi memanggil,” ujar Mahfud dalam keterangannya melalui video, Senin (15/2).

Menurut Mahfud, orang yang melaporkan memiliki hak untuk itu. Sementara polisi memiliki kewajiban untuk mendalami laporan yang mereka terima. Pemerintah, kata Mahfud, menyerap kritikan yang masuk untuk menjadi bahan pertimbangan dalam membentuk kebijakan.

Baca Juga  Gubsu Edy-Ijeck Dilantik Bersama Gubernur Terpilih Lainnya

Dia menyatakan, pemerintah sungguh-sungguh terbuka terhadap kritik. “Pemerintah mengambil hal-hal yang sifatnya kritik saja, kritik kita masukkan di dalam pertimbangan-pertimbangan kebijakan,” jelas dia.

Sebelumnya, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia Muhammad Jusuf Kalla (JK) menyinggung demokrasi Indonesia saat ini yang dikeluhkan dan dikritik banyak pihak. Terbukti dari indeks demokrasi Indonesia yang mengalami penurunan sejak 14 tahun terakhir, berdasarkan survei dari The Economist Intelligence Unit (EIU).

Salah satu yang menjadi sorotan JK adalah pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta untuk adanya kritik terhadap pemerintah, di samping banyaknya permasalahan hukum dalam negeri yang tidak terselesaikan karena kritik. Padahal, demokrasi tak bisa lepas dari kritik dan aspirasi masyarakat yang merupakan bagian dari hak asasi manusia (HAM).

Baca Juga  Polres Aceh Timur Amankan 2 Tersangka Pembunuh Gajah Bunta

“Tentu banyak pertanyaan, bagaimana caranya mengkritik pemerintah tanpa dipanggil polisi? Ini tentu menjadi bagian dari upaya kita,” ujar JK dalam acara Mimbar Demokrasi Kebangsaan Fraksi PKS DPR dikutip dari Youtube PKS TV, Sabtu (13/2).

Secara etimologi, demokrasi berasal dari bahasa Yunani, yaitu ‘Demos’ yang berarti rakyat dan ‘Kratos’ yang berarti pemerintah. Sedangkan menurut mantan Presiden Amerika Serikat Abraham Lincoln, arti besar demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. (R/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Pengacara Jessica Duga Mirna Meninggal Karena Apel

Nasional

Menaker: Pak Jokowi Memilih Menjalani Risiko

Berita

Senin Pagi, Presiden Lakukan Kunjungan Kerja ke Jawa Tengah

Arsip

Rupiah Menguat Tinggalkan Level Rp 13.500 per USD

Berita

Dinilai Tak Layak, Pemda Stop KM Queen Merry Berlayar di Perairan Halsel

Arsip

Rupiah Menguat Jelang Pengumuman Perombakan Kabinet Jokowi

Arsip

Dianggap Pro Kubu Mirna, Hakim Sidang Jessica Dilaporkan ke KY

Nasional

Mahfud MD Minta Prajurit TNI Tetap Tenang, Tak Perlu Cemas