Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal / Nasional / Reviews

Rabu, 19 Oktober 2016 - 10:22 WIB

Sindiran Polisi Ke Jessica Ngeluh Sel Tahanan Sempit dan Banyak Kecowa

Viewer: 1369
0 0
Terakhir Dibaca:3 Menit, 12 Detik

Terdakwa kasus kematian Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso, sempat mengeluhkan soal kondisi ruang tahanan tempatnya di tahan di tahanan Mapolda Metro Jaya. Curhatan itu disampaikannya dalam pembelaan pribadi yang dibuat terpisah dengan kuasa hukumnya dalam persidangan beberapa hari lalu.

Saat itu, Jessica mengaku sangat tertekan. Dia mengaku mendapat sel yang sangat tidak layak dan banyak kecoa. Sel itu juga letaknya terpisah dari siapa pun sehingga dia ketakutan.

“Saya ditempatkan di satu sel yang ukurannya tidak lebih 1,5 x 2,5 meter. Saya diperingatkan kalau tahanan lain akan melakukan hal yang tidak baik terhadap saya, tidak ada satu barang pun yang saya miliki dan tidak boleh dikunjungi keluarga sampai lima hari ke depan,” kata Jessica sambil menangis kala itu.

Jessica mengaku satu-satunya benda yang ada di sana adalah sepotong pakaian kotor di lantai. Saat berada di sel tersebut, Jessica mengaku menangis dan bertanya-tanya apa yang sudah dilakukannya sehingga dirinya diperlakukan seperti itu.

Sel tahanan Jessica 2016 Merdeka.com

“Saya mencoba mencari orang lain karena saya sangat takut berada di sana. Saya tidak berani membayangkan bagaimana perasaan orangtua saya. Lalu saya coba mengintip dari satu-satunya celah untuk berkomunikasi, yaitu lubang kecil di pintu besi, tapi tidak ada seorang pun di sana,” katanya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan pun angkat bicara soal keluhan Jessica tersebut. Iriawan menyindir Jessica sudah terbiasa hidup mewah dan tinggal di hotel.

Baca Juga  Pura-pura Jadi Nelayan, Penyelundup PMI Ilegal di Batam Ditangkap

“Mungkin (Jessica) sudah biasa menginap di hotel kali,” kata Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (18/10).

Mengenai, foto Jessica di sebuah ruangan yang ditunjukkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada persidangan yang disebut JPU sebagai sel tahanan mewah Jessica, Iriawan membantahnya. Menurutnya, ruangan yang ada foto tersebut adalah ruangan koseling psikologi.

Jumpa pers Kapolda Metro soal OTT Pungli di Kemenhub 2016 Merdeka.com

“Itu ruang konseling psikologi dan bukan ruang tahanan. Kalau ruang tahanan (Jessica) biasa saja,” kata Iriawan.

Agar polemik tersebut tak berlanjut, Iriawan berjanji akan mengajak awak media ke ruang tahanan Jessica.

“Nanti akan kita pertimbangkan,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono menegaskan jika Jessica ingin hidup nyaman, penjara bukanlah tempatnya.

“Ada lampunya enggak gelap. Ya kalau pengap namanya tahanan, di rumah lah pakai AC. Itu saya enggak tahu (minta exhaust),” kata Awi saat dihubungi merdeka.com, Selasa.

Senada dengan Irjen Iriawan, Awi juga membantah foto ruangan yang ditampilkan JPU dalam persidangan menyebut jika itu adalah sel tahanan yang dihuni Jessica.

“Itu bukan ruang tahanan, itu ruang konsultasi konseling. Itu bukan ruangan Jessica, itu ruangan konseling semua tahanan psikolog pemeriksaan dokter. Ruang konseling itu,” bantahnya.

Menurut Awi, ruangan tahanan sama dengan yang lain tidak seperti yang ditampilkan JPU. Namun, dalam hal ini terdakwa Jessica meminta untuk menempati ruangan tahanan sendiri.

Baca Juga  Pelanggan Listrik Golongan 1.300-3.300 VA Mau Dihapus

“Dia sendiri (dalam tahanan). Dia kan nggak mau gabung sama yang lain. Tentunya lebih kecil dari yang lain. Ukuruannya 3 x 1,5 meter, ada kamar mandinya di dalam,” bebernya.

Seperti diketahui, curhat Jessica soal kondisi ruang tahanan langsung ditanggapi tim JPU dalam sidang replik di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (17/10) kemarin. Jaksa Meilani Wuwung mengatakan fasilitas yang didapat Jessica selama menjadi tahanan di Mapolda Metro Jaya, sudah sangat layak. Apalagi, jika dibandingkan dengan tahanan lainnya.

“Perlu disadari kalau fasilitas yang didapatkan terdakwa (Jessica) sudah lebih dari yang didapatkan tahanan lainnya. Kenapa terdakwa masih mengeluh dan menyalahkan aparat penegak hukum. Di saat seluruh fasilitas mumpuni telah diberikan kepada terdakwa, entah mengapa terdakwa mengatakan dirinya tertekan,” kata Jaksa Meilani demikian dikutip dari Antara.

Meilani juga menegaskan, soal tahanan yang dia huni atas permintaan Jessica sendiri. Disebutnya juga, disel fasilitas Jessica cukup mewah.

“Perlu diketahui bahwa ruangan itu diminta sendiri oleh terdakwa karena tidak ingin disatukan oleh tahanan lainnya. Ruangan itu terbilang mewah untuk kasus terdakwa saat itu,” ujar Meilani.

Dia menambahkan, penyidik Polri sudah semaksimal mungkin memberikan kenyamanan untuk Jessica. Sebagai buktinya, Jessica diberikan keleluasaan untuk berkomunikasi dengan penasihat hukumnya (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
50 %
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
50 %

Share :

Baca Juga

Berita

Pelaku Teror Ancaman Bom di AS Ditangkap, Ternyata Pendukung Trump

Arsip

Jaksa Agung Sebut Hary Tanoe Tersangka, Ini Kata Polisi

Arsip

Mau Lempar Fahri Hamzah Pakai Mic, AM Fatwa Minta Maaf

Kriminal

Gelombang Penangkapan Preman Usai Jokowi Sorot Pungli Priok

Berita

Polisi Rencanakan Periksa Amien Rais sebagai Saksi Kasus Hoax Ratna Sarumpaet

Berita

Remaja di Aceh Berulang Kali Cabuli Kakak Beradik

Kriminal

4 Orang Komplotan Pembobol 15 Mesin ATM di NTB Ditangkap

Berita

Tim sulit padamkam kebakaran perkebunan sawit di Sumbar