Home / Berita

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:30 WIB

Setelah Bupati, Giliran Wabup Sitaro Diperiksa di Kasus Korupsi Dana Bencana

Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara

Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara

Viewer: 97
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 28 Detik

Jakarta, JejakNasional – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) turut memeriksa Wakil Bupati (Wabup) Sitaro, Heronimus Makainas terkait kasus dugaan korupsi penyaluran dana stimulan pembangunan pascabencana Gunung Api Ruang tahun anggaran 2024. Jaksa lebih dulu memeriksa Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit pada akhir Februari lalu.

“Benar, wakil (bupati) sementara diperiksa,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sulut, Januarius Bolitobi kepada wartawan, Kamis (5/3/2026).

Informasi yang dihimpun, Heronimus diperiksa sebagai saksi di kantor Kejati Sulut pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 09.30 Wita. Hal ini berdasarkan surat perintah penyidikan Kepala Kejati Sulut dengan nomor: B.948/P.1.5/Fd.2/03/2026.

Baca Juga  Siap-siap, 19 Titik di Medan Alami Pemadaman Listrik Bergilir Hari Ini!

Informasi dari petugas yang berjaga di kantor Kejati Sulut, Heronimus Makainas sudah datang ke kantor Kejati Sulut sekitar pukul 08.30 Wita. Namun Januarius belum menjelaskan lebih lanjut terkait pemeriksaan tersebut.

“Nanti kami akan rilis secara resmi setelah pemeriksaan selesai,” ucap Januarius.

Diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI sebelumnya telah memberikan bantuan ke Pemkab Sitaro terkait bencana Gunung Api Ruang senilai Rp 35.715.000.000 atau Rp 35,7 miliar. Bantuan itu diserahkan pada 2024 lalu.

Bantuan itu belakangan diduga dikorupsi hingga Kejati Sulut melakukan penyelidikan. Total 1.300 orang telah diperiksa sejak 2025 hingga Februari 2026.

Baca Juga  Saat Ini Berat Badan Rizki Kembali Turun Menjadi 95 Kg

Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit termasuk yang telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada Jumat (27/2). Chyntia mengaku dicecar 62 pertanyaan oleh penyidik kejaksaan.

“Saya memenuhi panggilan sebagai saksi, ada sekitar 62 pertanyaan yang diajukan penyidik, semuanya terkait dana erupsi Gunung Ruang,” kata Chyntia kepada wartawan usai diperiksa.

Dia mengklaim selama masa kepemimpinannya, semua prosedur telah dijalankan sesuai petunjuk pelaksana (juklak) dan petunjuk teknis (juknis). Dia pun berharap kasus ini bisa terungkap dan tuntas.

“Kami juga bertanya-tanya di mana masalahnya, semoga semuanya cepat selesai,” imbuhnya.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Wawako P.Sidimpuan Hadiri Tinjut Penyelesaian Barang Milik Daerah

Berita

GOW Laksanakan Vaksinasi Covid-19 di Nanga Suruk

Berita

2x Electronic Zapper Racket Fly electric fly swatter for home Swatter Mosquito Bug Insect Kill Random Color

Berita

Forkopimca Nainggolan  Mediasi  Sengketa  Lahan  di Parhusip III

Berita

Bane Raja Manalu: Semua Orang Bisa Merdeka Secara Keuangan

Berita

Rekatkan Silaturahmi Dan Melatih Mental Pemain 

Berita

Babinsa Kawal Pelaksanaan Tracking Kontak Erat Keluarga Pasien Covid-19

Arsip

Wanna Cry Ransomware Disebar Acak