Viewer: 1085
0 0

Home / Ekonomi

Selasa, 7 Juli 2020 - 14:04 WIB

Seribu Rupiah Akan Diubah Jadi Rp1, RUU Redenominasi Siap Dibahas

Viewer: 1086
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 28 Detik

Kompasnasional | Rencana Pemerintah Indonesia untuk melakukan penyederhanaan rupiah semakin nyata. Hal ini ditunjukkan dengan kesiapan pemerintah dalam melakukan pembahasan Rancangan Undang-Undang Perubahan Harga Rupiah (RUU Redenominasi).

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan RUU Redenominasi atau penyederhanaan rupiah dinilai memiliki sejumlah urgensi untuk dibahas karena dapat membantu efisiensi perekonomian di Tanah Air. Urgensi pertama adalah dapat mempercepat waktu transaksi hingga mengurangi risiko human error.

”RUU tentang Perubahan Harga Rupiah (RUU Redenominasi),” tulis Kemenkeu dalam PMK-nya, Senin (6/7). “Urgensi pembentukan: Menimbulkan efisiensi perekonomian berupa percepatan waktu transaksi, berkurangnya risiko human error, dan efisiensi pencantuman harga barang/jasa karena sederhananya jumlah digit rupiah.”

Baca Juga  Driver Gojek Berharap GoRide Tidak Hilang di PSBB Kedua DKI Jakarta

Selanjutnya urgensi kedua adalah penyederhanaan rupiah dapat membuat sistem transaksi keuangan APBN menjadi lebih ringkas karena tidak memiliki banyak jumlah digit. Bank Indonesia (BI) sendiri pernah menjelaskan tentang rencana perubahan harga rupiah dalam kajiannya.

BI mengatakan jika redenominasi bukanlah sanering atau pemotongan daya beli masyarakat melalui pemotongan nilai uang. BI menjelaskan jika redenominasi biasanya dilakukan dalam kondisi ekonomi yang stabil dan menuju kearah yang lebih sehat. Sedangkan sanering adalah pemotongan uang dalam kondisi perekonomian yang tidak sehat, dimana yang dipotong hanya nilai uangnya.

Lebih lanjut BI menjelaskan redenominasi hanyalah menghilangkan beberapa angka nolnya saja pada nilai uang maupun barang. Dengan demikian, redenominasi akan menyederhanakan penulisan nilai barang dan jasa yang diikuti pula penyederhanaan penulisan alat pembayaran (uang).

Baca Juga  Distribusi Tertutup LGP 3 Kg Tekan Subsidi 15 Persen

Dampaknya, sistem akuntansi dalam pembayaran dapat disederhanakan tanpa menimbulkan dampak negatif bagi perekonomian. BI sendiri menyatakan jika keberhasilan redenominasi sangat ditentukan oleh berbagai faktor yang saat ini tengah dikaji. Salah satunya adalah dengan berkaca pada sejumlah negara yang berhasil melakukannya.

”Pelaksanaan dari Redenominasi Rupiah, saat ini masih dalam kajian beberapa lembaga terkait,” tulis penjelasan BI seperti dilansir dari CNBCIndonesia, Senin (6/7). “Untuk proses selanjutnya menunggu arahan dan kebijakan dari pemerintah lebih lanjut.”(WK/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Ikan Arwana Senilai Rp 1,9 Miliar Gagal Diselundupkan

Arsip

Pemerintah Godok Instrumen Pembiayaan Baru Infrastruktur
Selain Beras, Sebentar Lagi Perum Bulog Juga Akan Berbisnis Bawang Merah-KompasNasional

Arsip

Selain Beras, Sebentar Lagi Perum Bulog Juga Akan Berbisnis Bawang Merah

Ekonomi

Kisah ‘Suku Tikus’, Pekerja Pencari Karier Hidup di Tanah Ilegal China yang Dihuni 1 Juta Orang

Berita

Penyelundupan Bawang Putih Asal Malaysia Berhasil Digagalkan

Arsip

Ini Rincian Pos Anggaran Kementerian Yang Dipangkas Rp 64,7 Triliun

Ekonomi

Inilah sektor-sektor usaha yang bisa mendulang cuan di tahun kerbau logam

Berita

Pertamina Sengaja Hilangkan Premium?