Home / Internasional

Sabtu, 23 Januari 2021 - 13:54 WIB

Senat AS Setujui Lloyd Austin Menhan Kulit Hitam Pertama

Viewer: 475
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

Kompasnasional l Senat Amerika Serikat menyetujui penunjukan Lloyd Austin sebagai Menteri Pertahanan kabinet Presiden Joe Biden.

Persetujuan ini membuat Austin menjadi menteri pertahanan berkulit hitam keturunan Amerika-Afrika pertama di AS.

Persetujuan Senat AS berasal dari hasil pemungutan suara di mana 93 suara menyetujui penunjukan Austin. Sementara dua suara lagi dinyatakan tidak sah, yaitu dari anggota Partai Republik Mike Lee dari Utah dan Josh Hawley dari Missouri.

Persetujuan Senat AS terhadap Austin sekaligus menggugurkan ketentuan bahwa Austin harus menunggu tujuh tahun agar bisa mengemban tugas menjadi menteri pertahanan. Sebab, UU AS menyatakan demikian, sementara Austin baru pensiun pada 2016 lalu.

Sebelumnya, DPR AS sudah menyetujui pengguguran aturan itu, sehingga Austin tetap disetujui menjadi menteri pertahanan. Petinggi Senat AS dari Partai Republik Mitch McConnell pun akhirnya turut mengamini restu dari DPR.

Baca Juga  Gadis Ini Jadi Muslimah Pertama Pakai Hijab Di Sekolah Militer AS

Austin sendiri sempat buka suara terkait ganjalan dari aturan tersebut. Namun, ia menyatakan tetap akan bekerja sebaik mungkin bila mendapat persetujuan dan kepercayaan.

“Saya memahami dan menghormati keberatan yang beberapa dari Anda ungkapkan tentang pensiunan jenderal lain yang baru-baru ini menjadi kepala Departemen Pertahanan. Keselamatan dan keamanan demokrasi kita menuntut kontrol sipil yang kompeten atas angkatan bersenjata kita, subordinasi kekuatan militer ke sipil,” kata Austin.

Sebelumnya, Senat AS juga sudah menyetujui penunjukan Avril Haines sebagai Direktur Badan Intelijen Nasional.

Baca Juga  Pesawat Militer Philipina Jatuh Menewaskan 29 Tentara

Atas persetujuan ini, Austin akan menjadi pria kulit hitam pertama yang menduduki jabatan sebagai Menteri Pertahanan AS. Sebelumnya, Austin pernah mengemban tugas sebagai komandan CENTCOM.

Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat dan pernah memimpin pasukan AS ke Baghdad pada 2003. Pria berusia 67 tahun ini merupakan seorang veteran perang di Irak dan Afghanistan dengan pangkat terakhir pensiunan jenderal bintang empat.

Total, Austin memiliki karir di militer selama empat dekade. Dia lulus dari Akademi Militer West Point dan mengemban karier dengan berbagai tugas, dari memimpin peleton, menjalankan grup logistik, mengawasi perekrutan, hingga pekerjaan senior Pentagon.(CNN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Pegawai Apple Store Dilaporkan Mencuri Foto Pelanggan Perempuan-kompasnasional

Arsip

Pegawai Apple Store Dilaporkan Mencuri Foto Pelanggan Perempuan

Berita

Trump Sebut Upaya Saudi Tutupi Pembunuhan Khashoggi Sangat Buruk

Berita

Bangkai Paus Bungkuk Ditemukan di Tengah Hutan Amazon, Brasil

Berita

Polri Terima Red Notice Terkait Kasus Alum Bocah Argentina

Arsip

Sejarah Larangan Pakaian Muslim di Prancis

Internasional

Pangeran Belgia Positif Covid-19 Setelah Berpesta di Spanyol saat Pandemi

Internasional

Iran Akan Gunakan Hizbullah Untuk Perangi Israel, Amerika dan Rusia Bakal Terlibat

Arsip

Stok CPO Menipis, GAPKI Salahkan El Nino