Home / Berita / Nasional

Kamis, 3 Januari 2019 - 10:43 WIB

Awan Berbentuk Gelombang Tsunami Selimuti Langit Makassar, Ini Penjelasan BMKG

Awan seperti gelombang tsunami terekam di langit Kota Makassar, Selasa (1/1/2019) sore. (Dok. Istimewa)

Awan seperti gelombang tsunami terekam di langit Kota Makassar, Selasa (1/1/2019) sore. (Dok. Istimewa)

Viewer: 584
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 3 Detik
KOMPASNASIONAL, Makassar— Pada awal tahun 2019, warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikejutkan dengan munculnya awan berbentuk gelombang tsunami. Awan berbentuk gelombang tsunami itu diabadikan sejumlah warga kota Makasar dan diunggah ke media sosial.
Awan berbentuk gelombang tsunami itu muncul pada Selasa (1/1/2019) sore. Awan itu terlihat menggulung hitam pekat berbentuk gelombang tsunami di atas langit Kota Makassar. Warga yang merekam video awan gelombang tsunami tersebut di dalam area Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pun mengunggahnya ke media sosial.
Menurut prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Nur Asia Utami, yang dikonfirmasi pada Rabu (2/1/2019) pagi, peristiwa munculnya awan gelombang tsunami itu dikenal sebagal cell awan kumulonimbus yang cukup besar.
Biasanya, awan kumulonimbus tersebut disertai hujan deras, petir, dan angin kencang. “Peristiwa tersebut dikenal sebagai cell awan kumulonimbus yang cukup besar, biasanya menimbulkan hujan deras disertai kilat atau petir dan angin kencang. Periode luruhnya awan tersebut tergantung besarnya, bisa 1-2 jam,” katanya.
Nur Asia Utami menuturkan, awan kumulonimbus ini berpotensi terjadi di beberapa wilayah di Sulawesi Selatan, khususnya pesisir barat dan selatan. “Awan kumulonimbus bisa terjadi di beberapa daerah di Sulawesi Selatan. Bahkan, di Kota Makassar awan ini bisa tumbuh kembali,” tuturnya.
Nur Asia Utami menambahkan, awan kumulonimbus ini sangat berbahaya. Bahkan, membahayakan bagi lalu lintas penerbangan.(Kompascom/AW)
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga  Update Covid 6 November: Kasus Positif 3.662, Sembuh 2.495, Meninggal 22

Share :

Baca Juga

Arsip

Koruptor Berfoya-foya Beli Kendaraan Mewah Dari Duit Rakyat

Berita

DPRK Aceh Tengah ke DPRD Samosir Terkait Pariwisata, Adat dan Budaya

Berita

Pangdam XII/Tpr Pimpin Sertijab Asrendam dan Tradisi Penerimaan Pamen Gol. IV

Berita

Kualitas Pelayanan Semakin Andal, Penjualan Energi Listrikpun Semakin Meningkat 

Arsip

Ketika Polisi Australia Blak-blakan Ungkap Cerita Kelam Jessica

Berita

Kejar Target TKDN, PLN Gandeng Produsen Industri Kelistrikan Nasional

Berita

Warga Sambut Pawai Carnaval Budaya Tebing Tinggi

Berita

Dishub Kota Pontianak Sanksi 23 pengendara Tak Pakai Masker