Viewer: 688
0 0

Home / Opini

Selasa, 1 September 2020 - 13:34 WIB

Pimpinan DPR: Tidak Ada Manfaat Perdebatkan ‘Anjay’

Viewer: 689
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 6 Detik

Kompasnasional | Surat edararan dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mengenai pelaranggan penggunaan kata ‘Anjay’ ditanggapi oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.

Menurutnya istilah penggunaan kata ‘Anjay’ sebaiknya jangan diperdebatkan karena tidak ada manfaatnya sama sekali.

“Saya pikir masalah ‘anjay’ ini lebih baik jangan menjadi perdebatan yang menjurus tidak sehat karena apapun itu tidak ada manfaatnya, kemudian menjadi perdebatan-perdebatan yang kita anggap tidak perlu,” ujar Dasco di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (31/8/2020).

Baca Juga  Yusril: Demokrasi yang Bergantung Kekuatan Modal, Negara Akan Runtuh

Politisi Partai Gerindra ini menilai surat edaran dari Komnas PA tentang penggunaan kata “anjay” itu masih harus dikaji lebih dalam.

“Jadi sebaiknya memang hal seperti ini, kita kemudian harus kaji secara mendalam dan tidak perlu diperdebatkan di publik,” kata dia.

Terkait pernyataan Komnas PA yang beranggapan kata ‘anjay’ adalah salah satu bentuk kekerasan atau bullying.

Dasco kembali menegaskan bahwa kata ‘anjay’ ini harus dikaji secara mendalam karena istilah tersebut multi tafsir.

Baca Juga  Bukan Lulusan Akpol, Kapolda Jateng Ahmad Luthfi Calon Kuat Kapolri?

“Justru itu, ini multi tafsir. Hukum secara kasuistik bukan pidana umum jadi memang ini harus dikaji sama-sama. Di Indonesia ini kan banyak pakar hukum, mari kita kaji,” tambahnya.

Dalam hal ini, Dasco berpendapat alangkah baiknya apabila semua pihak fokus kepada hal-hal yang berkaitan dengan pandemi Covid-19.

“Lebih baik kita memikirkan bagaimana kemudian sama-sama menjalankan protokol covid, mengatasi corona dan pergerakan ekonomi di Indonesia,” tukasnya(JN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Opini

Pesan PKS ke Menag Baru: Jangan Jualan Isu Radikal dan Terorisme

Opini

Sebut Fadli Zon Sudah Off Side dalam Mengkritik , Peter Gontha: Percuma IQ 130

Berita

Polisi Rencanakan Periksa Amien Rais sebagai Saksi Kasus Hoax Ratna Sarumpaet

Arsip

Manado Ingin Bangun Sirkuit Balap Ala Monaco Dan Singapura

Opini

Peneliti LIPI: Saling Mencemooh dan Melecehkan Sama Sekali Bukan Demokrasi

Arsip

Potensi Buni Yani Tersangka Hingga Kambing Hitam Kasus Nista Agama

Opini

Pemprov DKI Keluarkan Rp 1 T untuk Formula E, PDIP: Lebih Baik Buat Vaksin

Opini

Minta Kapolri Jenderal Idham Aziz Izinkan Warga Punya Pistol dengan Peluru 9 MM, Ini Syaratnya