Home / Berita

Sabtu, 20 November 2021 - 08:44 WIB

RAKOR KOMISI PENGAWASAN PUPUK SUBSIDI PESTISIDA TAHUN 2021 DI KALBAR

Viewer: 431
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

KP3 Provinsi Kalbar Terus Mengawal Mengawasi dan Monitor Peredaran Dan Penggunaa Pupuk Bersubsidi Harus Tepat Sasaran ke Petani.

Pontianak Kalbar,Kompas Nasiona-Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura melaksanakan Rapat Koordinasi Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida yang diselenggarakan di Aula Dinas TPH Prov.Kalbar, Rabu November 2021.

Rapat Koordinasi Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Prov.Kalbar yang diwakili oleh Ir.Florentinus Anum,M.Si Kepala Dinas TPH Prov.Kalbar yang dalam arahannya mengatakan pupuk merupakan sarana produksi yang sangat menentukan dalam pencapaian produksi pertanian nasional, oleh karena itu harus tersedia sesuai dengan prinsip 6 (enam) tepat yaitu tepat mutu, jumlah, jenis, harga, waktu, dan tempat.

Baca Juga  Dinas Pendidikan Halsel Bakal Kembali Berlakukan Belajar Daring

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah khususnya penyediaan Pupuk untuk mecapai prinsip tersebut.

Pemerintah telah menerapkan subsidi pupuk sehingga harga pupuk relatif lebih murah dan terjangkau oleh kemampuan modal petani.

Lebih lanjut Florentinus Anum menjelaskan tidak seimbangnya usulan dan alokasi terkait pupuk bersubsidi, dimana pada Tahun 2021 Provinsi Kalimantan Barat mengusulkan 490,745.44 ton pertahun sedangkan alokasi yang didapatkan dari Pemerintah Pusat hanya tersedia 119,881 ton ditambah 24,785 liter Pupuk Cair. atau sebesar + 24.43 % dari total kebutuhan mengakibatkan sangat kurangnya alokasi pupuk bersubsidi tersebut terhadap petani di Kalimantan Barat, kemudian kurang akuratnya data terkait jumlah dan klasifikasi petani menyebabkan adanya masalah pupuk bersubsidi yang disalurkan kepada petani secara tidak efektif dan tidak tepat sasaran,”jelas Florentinus Anum”.

Baca Juga  Memakmurkan Masjid Tentu Akan Menjadi Energi Baru Ditengah-tengah Kota Psp

Ia menambahkan bahwa Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Provinsi Kalbar melalui perannya akan terus mengawal, mengawasi dan memonitor ketersediaan, peredaran dan penggunaan pupuk bersubsidi. Sehingga pupuk bersubsidi dapat tersedia tepat sasaran sampai pada tingkat petani,” pungkas Florentinus Anum.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Perbaiki Drainase Yang Ambruk, Kepala SMA Negeri 5 Pematangsiantar Apresiasi Kinerja Pemko Pematangsiantar

Berita

Samosir Kedua Tertinggi Vaksinasi se-Sumatera Utara, Dapat Pasokan 20.000 Dosis Vaksin

Berita

315 Peserta Akan Ikuti Seleksi PPPK Guru Tahap II di Kota Pematang Siantar

Berita

Wabup Kapuas Hulu Mendengar Penyampai Hasil Analisa dari DPKP Prov Kalbar

Berita

Peralihan Musim, BMKG Imbau Masyarakat waspadai Angin Besar

Berita

Rancangan KUA dan PPAS APBD Kabupaten Nias Selatan TA 2021 di Paripurnakan

Berita

Peduli Kelestarian Lingkungan, Rindam XII/Tpr Laksanakan Aksi Tanam Sejuta Pohon

Arsip

Bank Banten rombak susunan direksi dan komisaris