Home / Berita

Sabtu, 20 November 2021 - 08:44 WIB

RAKOR KOMISI PENGAWASAN PUPUK SUBSIDI PESTISIDA TAHUN 2021 DI KALBAR

Viewer: 387
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

KP3 Provinsi Kalbar Terus Mengawal Mengawasi dan Monitor Peredaran Dan Penggunaa Pupuk Bersubsidi Harus Tepat Sasaran ke Petani.

Pontianak Kalbar,Kompas Nasiona-Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura melaksanakan Rapat Koordinasi Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida yang diselenggarakan di Aula Dinas TPH Prov.Kalbar, Rabu November 2021.

Rapat Koordinasi Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Prov.Kalbar yang diwakili oleh Ir.Florentinus Anum,M.Si Kepala Dinas TPH Prov.Kalbar yang dalam arahannya mengatakan pupuk merupakan sarana produksi yang sangat menentukan dalam pencapaian produksi pertanian nasional, oleh karena itu harus tersedia sesuai dengan prinsip 6 (enam) tepat yaitu tepat mutu, jumlah, jenis, harga, waktu, dan tempat.

Baca Juga  RAPAT PARIPURNA DPRD KABUPATEN SAMOSIR DALAM RANGKA PENYAMPAIAN LAPORAN KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN (LKPJ) BUPATI SAMOSIR TAHUN ANGGARAN 2020

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah khususnya penyediaan Pupuk untuk mecapai prinsip tersebut.

Pemerintah telah menerapkan subsidi pupuk sehingga harga pupuk relatif lebih murah dan terjangkau oleh kemampuan modal petani.

Lebih lanjut Florentinus Anum menjelaskan tidak seimbangnya usulan dan alokasi terkait pupuk bersubsidi, dimana pada Tahun 2021 Provinsi Kalimantan Barat mengusulkan 490,745.44 ton pertahun sedangkan alokasi yang didapatkan dari Pemerintah Pusat hanya tersedia 119,881 ton ditambah 24,785 liter Pupuk Cair. atau sebesar + 24.43 % dari total kebutuhan mengakibatkan sangat kurangnya alokasi pupuk bersubsidi tersebut terhadap petani di Kalimantan Barat, kemudian kurang akuratnya data terkait jumlah dan klasifikasi petani menyebabkan adanya masalah pupuk bersubsidi yang disalurkan kepada petani secara tidak efektif dan tidak tepat sasaran,”jelas Florentinus Anum”.

Baca Juga  Mahasiswa Bakal Boikot Aktivitas Galian C Ilegal di Gane Barat

Ia menambahkan bahwa Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Provinsi Kalbar melalui perannya akan terus mengawal, mengawasi dan memonitor ketersediaan, peredaran dan penggunaan pupuk bersubsidi. Sehingga pupuk bersubsidi dapat tersedia tepat sasaran sampai pada tingkat petani,” pungkas Florentinus Anum.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Siapkan Wilayah Pertahanan dan Kekuatan Pendukung yang Handal, Kodam XII/Tpr Beri Pembekalan Kader Rakyat Terlatih

Berita

Karo Organisasi Setdaprovsu Kunker Ke Padangsidimpuan

Berita

SMA Swasta Budi Mulia Pematangsiantar Raih Juara Tiga Cerdas Cermat di Festival Sisi Batas Labuhan Bank Indonesia

Berita

Sabhara Polres Ketapang Laksanakan PPKM di Jalan Raya Perketat Disiplin Prokes

Berita

Simpan Sabu di Kesing HP, Sopir Angkot Diangkut ke Polres Simalungun

Berita

Dinilai Beropini Soal Jalan Obi, M Yunus Najar “Sekakmat” Kepala DPMPTSP dan Kepala ESDM Malut

Berita

Anggota Komisi II DPR RI Junimart Girsang Angkat Bicara, Mari Berantas Pungli Guru Honorer di Kabupaten Simalungun

Berita

500an massa menghadiri Pelantikan DPW DJM 1 Kali Lagi di Bali