Sebanyak 44 mahasiswa asing dari 18 negara yang sedang menimba ilmu di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo mengikuti program orientasi kota dan budaya. Mereka berkeliling kota untuk mengenal lebih dekat masyarakat dan budaya setempat.
Rizki Ilham, pemandu rombongan mahasiswa mengatakan, orientasi tersebut diselenggarakan oleh International Office UNS selama dua hari mulai Jumat (9/9) pagi.
“44 mahasiswa ini berasal dari berbagai program studi yang mulai masuk pada tahun akademik 2016-2017. Mereka berasal dari Belanda, Polandia, Filipina, Meksiko, Timor Leste, Thailand, Nigeria, Madagaskar, Vanuatu, Ethiopia, Ghana, Laos, Tanzania, Korea Selatan, Vietnam, Tiongkok, Turkmenistan, dan Malaysia,” ujar Rizki Ilham, saat mendampingi para mahasiswa di Kawasan Sriwedari, Jumat (9/9).
Dalam kegiatan itu para mahasiswa diperkenalkan dengan Kota Solo. Mereka berjalan kaki menyusuri city walk di Jalan Slamet Riyadi. Mereka juga diperkenalkan sejumlah tempat bersejarah seperti Taman Sriwedari, Museum Radya Pustaka, dan Pura Mangkunegaran.
“Melalui kegiatan ini mereka kita berikan kesempatan untuk mendapat pengalaman menaiki BST dan becak sebagai moda transportasi khas kota Solo. Setelah orientasi kota, mereka akan mengikuti orientasi budaya besok pagi,” katanya.
Dia menambahkan rangkaian kegiatan orientasi merupakan salah satu layanan yang diberikan oleh UNS melalui International Office untuk seluruh mahasiswa berkewarganegaraan asing yang menempuh studi di UNS. Dari 44 mahasiswa asing yang kuliah di UNS, di antaranya mengikuti program darma siswa program satu tahun, kemitraan negara berkembang, kerjasama antar negara berkembang, dan pertukaran pelajar.
“Ada juga yang sengaja kuliah dengan biaya sendiri,” imbuhnya.
Hybin Jion, salah satu mahasiswa asing UNS asal Korea Selatan, mengaku memilih UNS karena ingin melanjutkan pendidikan Bahasa Indonesia. Dia mengaku sebelumnya pernah mengikuti kuliah di kawasan Cibubur Jakarta.
“Saya memilih Solo karena kotanya kecil tapi masyarakatnya banyak yang menyukai Korea Selatan. Jadi saya lebih mudah mempelajari Bahasa Indonesia. UNS juga merupakan salah satu perguruan tinggi bagus di Indonesia,” ungkap Hybin (mdk|dwk)







