Home / Headline News / Medan / Nasional

Minggu, 18 Juli 2021 - 08:36 WIB

PPKM Darurat Diperpanjang, Pengacara Kondang Darmawan Yusuf akan Surati Anies hingga Jokowi

Ket:Foto//Pengacara Terkenal Darmawan Yusuf,SH,SE,M.Pd,MH,CTLA,Med (foto istimewa)

Ket:Foto//Pengacara Terkenal Darmawan Yusuf,SH,SE,M.Pd,MH,CTLA,Med (foto istimewa)

Viewer: 1043
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 55 Detik

Kompasnasional, JAKARTA– PPKM Darurat jika Diperpanjang Pengacara Kondang Darmawan Yusuf mengirimkan surat kepada Gubernur Anies Baswedan, Gugus Tugas Covid-19 hingga presiden Joko Widodo untuk menjelaskan beberapa hal menyangkut profesi advokat di saat diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Darmawan Yusuf menyoroti beberapa aturan yang ditetapkan dalam penerapan kebijakan tersebut, terutama kewajiban bagi pekerja non esensial untuk bekerja dari rumah.

Sedangkan sektor esensial dapat bekerja dari kantor 50 persen (work from office), dan sektor kritikal 100 persen bekerja dari kantor (workfrom office) dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat

Di sisi lain, Pemerintah provinsi DKI Jakarta juga menetapkan Surat Tanda Masuk Registrasi
Pekerja (STRP) bagi warga yang akan melakukan perjalanan masuk dan keluar wilayah DKI
Jakarta, dengan mengajukan permohonan ke Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI
Jakarta.

Baca Juga  Mengenal Sutan Mohammad Amin Nasution yang Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

Selain itu, rencana dalam isi suratnya, menerangkan bahwa Mahkamah Agung telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan berada di bawahnya pada wilayah Jawa, dan Bali, namun masih berjalannya agenda persidangan termasuk namun tidak terbatas pada perkara Arbitrase dan pra Peradilan serta adanya proses Upaya Hukum yang berada di luar wilayah Jawa seperti Sumatera.

Darmawan Yusuf yang juga pimpinan dari Law FIRM DYA – Darmawan Yusuf & Associates ini yang mempunyai beberapa cabang kantor advokat diindonesia ini menyebut, advokat yang merupakan profesi penegak hukum seharusnya termasuk dalam sektor kritikal atau setidak-tidaknya masuk ke dalam sektor esensial.

“Hal ini karena wilayah kerja seorang advokat tidak dapat dibatasi hanya di rumah saja, karena advokat adalah profesi yang bebas dan dan mandiri memiliki wilayah kerja yang meliputi seluruh wilayah Republik Indonesia sesuai Pasal 5 undang-Undang No. 18 tahun 2003 tentang Advokat,” jelas Darmawan di kantornya jalan Daan Mogot Kota Jakarta, Sabtu (17/7/2021)

Baca Juga  Kasus Ujaran Kebencian Meningkat Terhadap Kelompok Minoritas Sepanjang Pemilu 2024

Pengacara terkenal Darmawan Yusuf menilai, sesuai dengan UU Advokat tersebut, maka sudah seharusnya STRP tidak diterapkan terhadap advokat, karena penerapan STRP mungkin saja dapat menghalangi advokat dalam menjalankan profesinya untuk memberikan bantuan hukum.

“Sehubungan dengan hal tersebut di atas, kami meminta kepada Anies Baswedan, Gugus Tugas hingga Presiden Jokowi untuk menyatakan bahwa advokat termasuk dalam sektor kritikal atau setidak-tidaknya dalam sektor esensial.”

“Kemudian, kami juga meminta agar mengecualikan advokat kewajiban STRP dalam melakukan perjalanan agar advokat dapat menjalankan tugasnya dalam menegakkan keadilan,” tandas Darmawan.

Penulis : Lin Faber

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Nasional

Indonesia Terancam, Panglima TNI Siapkan Sistem Perang Khusus

Nasional

Fatwa MUI: Vaksinasi Tidak Batalkan Puasa

Arsip

Harga Emas Antam Turun Rp 4.000 Jadi Rp 568.000 per Gram

Berita

Gara-Gara Nongkrong saat Pandemi Corona, 16 Orang Jadi Tersangka, Ancaman 1 Tahun Penjara & Denda Sebesar Rp 100 Juta

Arsip

Demi BBM Satu Harga, Pertamina Nombok Rp 2 Triliun per Tahun

Arsip

Kemunculan SBY dan Seabrek Kritik Untuk Rezim Jokowi-JK

Headline News

Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama LPAI dan Polri

Arsip

Akhir Pekan, Harga Emas Antam Naik Rp 1.000 Jadi Rp 601.000 Per Gram