Home / Berita / Headline News

Minggu, 24 April 2022 - 12:32 WIB

Kawanan Gajah Liar Kembali Meresahkan Warga Koto Garo, Warga Minta BKSDA Riau Segera Turunkan Tim Sebelum Ada Korban Kembali

Viewer: 635
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 45 Detik

Kampar,KompasNasional – Kawanan Gajah liar masih menjadi momok masyarakat desa Koto Garo Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Riau. Menurut Informasi, pada awal tahun ini sudah merenggut nyawa seorang masyarakat Koto Garo dan Baru – baru ini kawanan Gajah Liar kembali berkeliaran di area perkebunan masyarakat dan sudah merusaki tanaman masyarakat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Menurut H. Bismi salah satu Tokoh Masyarakat desa Koto Garo menyampaikan,masyarakat desa Koto Garo sudah sangat resah terhadap satwa liar yang dilindungi ini

“kami masyarakat desa Koto Garo sudah sangat resah terhadap gajah liar ini, pada awal tahun ini sudah ada korban jiwa. Dan baru – baru ini kawanan gajah liar ini kembali masuk ke area perkebunan masyarakat dan sudah banyak merusaki tanaman. Di perkirakan kawanan gajah liar ini berjumlah 12 ekor” ucap H. Bismi kepada media ini, Minggu, 24 April 2022

Baca Juga  Upacara Sertijab Komandan Batalyon 132/ Bima Sakti

Dilanjutkan H. Bismi, Baru – baru ini sudah hampir 2 minggu Kawanan Gajah Liar ini memasuki dan merusaki perkebunan masyarakat,kami sudah melaporkan kepada BKSDA Provinsi Riau hal ini

“Tapi hingga saat ini belum ada tim dari BKSDA Riau yang turun. Kami sangat takut, dan jangan sampai terjadi kembali konflik masyarakat dengan kawanan gajah liar ini, karena kawanan gajah liar ini tidak jauh dari pemukiman masyarakat” tutur H. Bismi kembali

Senada dengan H.Bismi, salah satu masyarakat Efni Aprianti juga berharap kepada BKSDA Riau menurunkan tim nya segera, supaya tidak lagi adanya korban


“Kami juga berharap kepada BKSDA Riau serius menanggani ini ,kami juga berharap agar gajah liar tersebut di pulangkan ke tempatnya yang semestinya, seperti taman satwa atau taman nasional, atau sejenisnya, karena gajah liar tersebut telah sangat meresahkan masyarakat karena telah masuk dan merusak tanaman sampai ke pemukiman penduduk, terutama bagi petani sawit yang telah banyak kebun yang dirusak dan bahkan sampai habis, namun tidak ada pertanggung jawaban dari pihak BKSDA, apalagi gajah liar tersebut kalau diusir sudah melawan dan ngejar, sehingga kami khawatir akan terjadi korban jiwa lagi pada saat kita mengusirnya secara manual” Ungkap Efni

Baca Juga  Resmikan Proyek Pecontohan OCU MAPAN Yang Lengkap, Kadis Ketahanan Pangan Kampar Beri Apresiasi


Saat di konfirmasi pihak BKSDA Riau Bapak Hartono, hingga berita ini turun belum memberikan tanggapan terhadap kawanan gajah liar di desa Koto Garo yang sudah sangat meresahkan masyarakat

Fan

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kungker Ke Lapas Langkat, Staf Khusus MenkumHAM Bane Manalu Beri Motivasi Kepada WBP

Berita

Ringankan Beban Warga Perbatasan, Satgas Yonif 407 Gelar Khitanan Gratis*

Arsip

Kasus Kopi Beracun, Jessica Justru Dijadikan Merk Kopi

Berita

Walikota Psp Terima Audensi Manajemen PT Adope Indonesia

Arsip

Hati-hati! Modus Baru Penipuan Sistem Aplikasi Ojek Online

Berita

Siantar Peduli Isoman Bantu Masyarakat Yang Jalani Isolasi Mandiri

Berita

Nelayan Asal Tapteng Terciduk Polisi, Ternyata Pengedar Narkotika 

Berita

Satbinmas Polres Singkawang Laksanakan SELABER Bersama Masyarakat Guna Membangun Memitraan