Home / Berita / Headline News

Minggu, 24 April 2022 - 12:32 WIB

Kawanan Gajah Liar Kembali Meresahkan Warga Koto Garo, Warga Minta BKSDA Riau Segera Turunkan Tim Sebelum Ada Korban Kembali

Viewer: 660
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 45 Detik

Kampar,KompasNasional – Kawanan Gajah liar masih menjadi momok masyarakat desa Koto Garo Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Riau. Menurut Informasi, pada awal tahun ini sudah merenggut nyawa seorang masyarakat Koto Garo dan Baru – baru ini kawanan Gajah Liar kembali berkeliaran di area perkebunan masyarakat dan sudah merusaki tanaman masyarakat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Menurut H. Bismi salah satu Tokoh Masyarakat desa Koto Garo menyampaikan,masyarakat desa Koto Garo sudah sangat resah terhadap satwa liar yang dilindungi ini

“kami masyarakat desa Koto Garo sudah sangat resah terhadap gajah liar ini, pada awal tahun ini sudah ada korban jiwa. Dan baru – baru ini kawanan gajah liar ini kembali masuk ke area perkebunan masyarakat dan sudah banyak merusaki tanaman. Di perkirakan kawanan gajah liar ini berjumlah 12 ekor” ucap H. Bismi kepada media ini, Minggu, 24 April 2022

Baca Juga  Pemkab Tapsel Gelar Rakor Penanggulangan Karhutla

Dilanjutkan H. Bismi, Baru – baru ini sudah hampir 2 minggu Kawanan Gajah Liar ini memasuki dan merusaki perkebunan masyarakat,kami sudah melaporkan kepada BKSDA Provinsi Riau hal ini

“Tapi hingga saat ini belum ada tim dari BKSDA Riau yang turun. Kami sangat takut, dan jangan sampai terjadi kembali konflik masyarakat dengan kawanan gajah liar ini, karena kawanan gajah liar ini tidak jauh dari pemukiman masyarakat” tutur H. Bismi kembali

Senada dengan H.Bismi, salah satu masyarakat Efni Aprianti juga berharap kepada BKSDA Riau menurunkan tim nya segera, supaya tidak lagi adanya korban


“Kami juga berharap kepada BKSDA Riau serius menanggani ini ,kami juga berharap agar gajah liar tersebut di pulangkan ke tempatnya yang semestinya, seperti taman satwa atau taman nasional, atau sejenisnya, karena gajah liar tersebut telah sangat meresahkan masyarakat karena telah masuk dan merusak tanaman sampai ke pemukiman penduduk, terutama bagi petani sawit yang telah banyak kebun yang dirusak dan bahkan sampai habis, namun tidak ada pertanggung jawaban dari pihak BKSDA, apalagi gajah liar tersebut kalau diusir sudah melawan dan ngejar, sehingga kami khawatir akan terjadi korban jiwa lagi pada saat kita mengusirnya secara manual” Ungkap Efni

Baca Juga  Terkait Kepariwisataan, Komisi II DPRD Samosir Kunker ke Aceh Tengah


Saat di konfirmasi pihak BKSDA Riau Bapak Hartono, hingga berita ini turun belum memberikan tanggapan terhadap kawanan gajah liar di desa Koto Garo yang sudah sangat meresahkan masyarakat

Fan

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Polri Pastikan Kabar Temuan Bunker Rp900 Miliar di Rumah Ferdy Sambo Tidak Benar 

Berita

Kodim 1206/PSB Gelar Upacara 17 an Bulan Mei Tahun 2022

Berita

Antre Panjang di Pelabuhan Tomok, Wisatawan Padati Pulau Samosir 

Berita

TNI-AL TBA Kibarkan Bendera di Perbatasan RI-Malaysia

Berita

Dinas Kominfo Klarifikasi Akun Fake Bupati Samosir Rapidin Simbolon

Berita

Berita Psp. Walikota Psp Lepas Sidimpuan FC Tour Sibolga – Tapteng – Samosir Rangka Laga Persahabatan

Berita

Polres Sekadau Gelar Anev Anggaran Mulai Januari Hingga Agustus 2021

Berita

Kapendam XII/Tpr Hadiri Ngopi Bareng Forum Wartawan dan LSM Kalimantan Barat