Home / Berita

Sabtu, 19 Juni 2021 - 14:02 WIB

Pesan Gubernur Kalbar: Tindak Tegas Dalam Penanganan Covid-19

Viewer: 442
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 5 Detik

PONTIANAK KALBAR,KOMPAS Nasional – Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., menghadiri Rapat Evaluasi Pelaksanaan Satgas Penanganan Covid-19 di Perbatasan dan Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, bertempat di Aula Makodam XII/TPR Jl. Arteri Alianyang Kubu Raya, Jum’at (18/6/2021).

Rapat ini turut dihadiri Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, Wakapolda Kalbar Brigjen (Pol) Asep Safrudin dan Kajati Kalbar, Dr. Masyhudi, S.H., M.H., serta diikuti PjU Kodam XII/TPR dan Perangkat Daerah Kalbar terkait.

Dalam rapat ini, Gubernur Kalbar mengatakan yang harus tegas dalam Satuan Tugas Penanganan Covid-19 itu adalah Bupati/Wali Kota, yang dibantu oleh Forkopimda.

Dia juga berpesan kepada Bupati/Wali Kota untuk tidak takut terhadap cemoohan masyarakat terhadap Covid-19 ini.

“Saya Satgas Provinsi, yang paling harus bertindak tegas adalah Kasatgas Kabupaten/Kota yaitu Bupati dan Wali Kota, harus tegas dan nanti akan didukung dan dibantu dari TNI/Polri, Kejati maupun Pengadilan Tinggi semua akan membantu dalam penanganan Covid-19 ini.

Baca Juga  PUSARAN KORUPSI BANSOS SAMOSIR: Benang Merah Peresmian Bumdesma Marsada Tahi dan Dugaan ‘Skema Instan’ Penyelewengan Dana

Jangan takut terhadap bullying masyarakat. Satu kata yaitu tindak tegas,” Katanya.

Dia meminta kepada Bupati/Wali Kota beserta jajarannya untuk menyampaikan pemahaman tentang Covid-19 kepada masyarakat serta menindak tegas masyarakat yang masih membandel di masa pandemi Covid-19 ini.

“Seperti yang belum mengikuti vaksinasi diajak untuk mengikuti vaksin, kemudian jika tidak memakai masker disanksi, dan kalau ada masyarakat yang berkerumunan tanpa kepentingan harus dibubarkan, ini demi penanggulangan penularan covid,” Pinta H. Sutarmidji.

Berkaitan dengan Vaksinasi Covid-19, Gubernur Kalbar menegaskan vaksinasi tidak lagi memandang usia, tidak hanya menunggu orang lanjut usia untuk divaksin.

Seluruh pekerja atau masyarakat diharapkan sudah mendapatkan vaksin tersebut.

“Vaksinasi mulai sekarang tidak lagi memandang usia, silahkan masyarakat lakukan vaksinasi, tidak harus menunggu orang lanjut usia (Lansia) untuk divaksin, yang penting vaksinnya tersedia dan saat ini sedang tersedia,” tegasnya.

Baca Juga  Sambangi Dusun Panga , Aksi Penyemprotan Dilakukan Satgas Pamtas Yonif 642*

Sementara itu Pangdam XII/TPR mengatakan pengawalan pekerja migran Indonesia (PMI) di perbatasan tidak ada kendala, dikarenakan kerja sama para Bupati serta stakeholder terkait dalam menanganani Covid-19 di perbatasan.

“Pengawalan PMI di PLBN sampai saat ini berjalan dengan baik, berkat kerjasama para Bupati dan stakeholder terkait semua bekerja keras dalam mengawal PLBN dari masyakarat yang pindah dari Malaysia ke Kalbar maupun sebaliknya,” ucapnya.

Dia berpesan kepada masyarakat agar tidak ragu-ragu untuk divaksin, ikuti secara bertahap.

Datangi tempat yang sudah ditentukan untuk mendapatkan vaksinasi.

“Jika mau daftar melalui online bisa, jika ingin mendaftar manual juga bisa, datangi tempat-tempat yang ditentukan dan diatur gelombangnya, sambutlah vaksinasi ini dengan suka cita,” pesan Pangdam XII/TPR.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kabag Ops Polres Melawi Memimpin Kegiatan Operasi Yustisi Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Terminal AKDP Sidomulyo*

Berita

Bupati Dolly Lantik M Frananda Jadi Penjabat Sekda Tapsel

Berita

Hari Pertama Kegiatan MTQN Ke-XX Tahun 2021 Tingkat Kota Psp Sejumlah Wartawan Di Batasi Untuk Meliputi

Berita

Kondisi Pj Gubernur Papua Usai Kena Lempar Batu Massa Antar Jenazah Enembe

Berita

Peringati HUT ke-76 Corps Polisi Militer TNI AD, Korps Baret Biru Kodam XII/Tpr Gelar Ziarah

Arsip

Hujan Es Sebesar Biji Jagung Bikin Heboh Warga Bekasi

Berita

RESPON CEPAT KAPOLSEK BALIGE, ATAS KASUS NARKOBA YANG MENIMPA YUNI

Berita

Pembicara pada Seminar Feminisme dan Kepemimpinan Perempuan di Indonesia, Satika Simamora Tebarkan Konsep ‘Hu Haholongi Do Ho’.