Home / Berita

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 22:22 WIB

Pembicara pada Seminar Feminisme dan Kepemimpinan Perempuan di Indonesia, Satika Simamora Tebarkan Konsep ‘Hu Haholongi Do Ho’.

Viewer: 461
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 11 Detik

Kompasnasional.com, Taput  |  Ketua TP. PKK Tapanuli Utara Ny. Satika Nikson Nababan menjadi pembicara pada Seminar ‘Feminisme dan Kepemimpinan Perempuan di Indonesia’ sekaitan dalam memperingati Hari Ulos sedunia, bertempat di Gedung Kesenian Sopo Partungkoan Tarutung. (Sabtu, 16/10/2021).

Seminar yang  diprakarsai oleh Gema Karya Tapanuli Utara ini dibuka oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara Sarlandy Hutabarat, SH, MM didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Parsaoran Hutagalung dan beberapa pimpinan Perangkat Daerah dihadiri Wakil Ketua TP. PKK Ny. Marsaulina Sarlandy Hutabarat, para perempuan dari berbagai profesi, organisasi dan komunitas serta beberapa stakeholder.

Tampil sebagai pembicara ke-3, Satika Simamora yang menjabat sebagai Ketua TP. PKK, Bunda PAUD Taput, Yayasan Kanker Indonesia Taput dan Ketua Dekranasda Taput t mengawali dengan melantumkan lagu yang berjudul ‘Hu Haholongi Do Ho’  untuk menggugah peserta sekaligus menjadi topik paparannya.

“Semoga dengan adanya seminar ini menjadi titik awal untuk perubahan lebih baik, kedepannya kita harapkan kaum perempuan menjadi saluran kasih bagi sekitar kita. Lakukan hal yang positif dalam kehidupan kita, pasti akan memunculkan ‘Feminisme yang Seksi’. Sebagai ibu rumahtangga, perempuan harus menjadi panutan bagi anaknya agar generasi muda kita memiliki pikiran positif,” awal paparan Satika Simamora.

Baca Juga  600 Polisi Myanmar Membelot Melawan Junta Militer: Kami Bersama Rakyat

“Kepemimpinan itu adalah bagaimana kita bisa memberikan solusi dalam kehidupan. Menjadi pemimpin harus dengan kasih sayang dengan cara menjukkan Apresiasi, tawarkan bantuan, bersikap fleksibel dan pengertian, siap untuk mendengarkan serta berikan pelatihan sesering mungkin,” lanjut Satika Simamora.

Dalam kesimpulan paparannya, Ketua TP. PKK menjelaskan bahwa pemimpin tidak harus seorang laki-laki saja tetapi peran kepemimpinan seorang wanita di era modern ini juga sangat dibutuhkan kiprahnya organisasi dipimpin oleh laki-laki. Perkembangan zaman yang modern ini juga menuntut wanita untuk mampu menjadi seorang pemimpin dimana wanita dan pria memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda, tidak selamanya wanita selalu dengan sikap feminisme dan pria dengan sikap maskulin namun ketika perempuan memimpin juga memiliki sisi feminisme dan maskulin.

Baca Juga  Bupati Samosir Resmi Buka Kegiatan Camping Ekowisata Gunung Toba di Hutan Lindung Ronggur Nihuta.

“Laki-laki dan perempuan harus berjalan selaras dan saling mendukung ibarat kepala dan leher. Hidup itu simpel, yang penting kita berpikir dan berbuat positif karena pertanggungjawaban kita langsung kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Kita tidak tau apa yang akan terjadi kedepannya maka kita harus siap atas apa yang akan terjadi pada kita, biarlah kehendak Tuhan yang terjadi. Hidup ini perlu berserah diri, berdoa dan tetap fokus untuk melakukan sesuatu yang positif. Kita harus mampu memberikan solusi atas permasalahan di sekelilingnya, lakukan apa yang dapat kita lakukan demi kebaikan, jadilah saluran berkat yang dilatar-belakangi oleh rasa sayang,” ucap Satika Simamora diakhir paparannya.

Turut menjadi pembicara pada Seminar tersebut antara lain Insty R Malau yang merupakan penggiat issu perempuan serta Ujiana Sianturi selalu Ketua Asosiasi UMKM Sumut.

Penulis :  Rumondang Sihombing

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Foto ilustrasi

Berita

Kasus Net89, Harta Reza Paten dan Bekas Bandana Atta Halilintar Disita

Berita

54 SISWA SMAN 1 BALIGE DITERIMA DI PTN MELALUI JALUR SNMPTN

Asahan

Ikut – ikutan Teman, Felix Carlten Jadi Pengkoleksi RX King

Berita

Cegah Corona Satgas RT Tangguh Jajaran Kodim 1203/Ktp Selalu Ingatkan Warga.

Berita

Kunjungi Polsek Temajuk, Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty Beri Kejutan di HUT Ke-76 Bhayangkara

Arsip

Gawat! 389 Pendaki Terjebak di Puncak Gunung Barujari

Berita

Waspada Cuaca Ekstrem di Aceh-Sumut, BMKG Ungkap Penyebabnya

Berita

Sindikat Penyelundupan TKI Ilegal ke Malaysia di Gagalkan Polsek Lima Puluh, Tekong Kapal Kabur Lompat Sungai.