Home / Berita

Selasa, 28 April 2026 - 14:39 WIB

Perlintasan Kereta Sebidang Problem Lawas, Prabowo: Kita Selesaikan

Presiden RI, Prabowo Subianto Usai Menjenguk Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dengan KRL Commuter Line di RSUD Kota Bekasi

Presiden RI, Prabowo Subianto Usai Menjenguk Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dengan KRL Commuter Line di RSUD Kota Bekasi

Viewer: 75
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 31 Detik

Jakarta, JejakNasional – Presiden Prabowo Subianto menyoroti persoalan perlintasan kereta sebidang yang belum tertangani selama puluhan tahun. Pernyataan itu disampaikan saat meninjau lokasi tabrakan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

Prabowo menyebut jumlah perlintasan sebidang masih tinggi. Pulau Jawa memiliki sekitar 1.800 titik yang belum dijaga atau belum dialihkan ke flyover. “Ini saya kira dari zaman Belanda ya? Sudah berapa puluh tahun sekarang ya sudah lah kita selesaikan semua itu,” kata Prabowo.

Pemerintah menyiapkan dua skema penanganan. Skema pertama melalui pembangunan flyover agar kendaraan tidak melintas di jalur kereta.

Baca Juga  Danramil 1208-05/Pemangkat Hadiri Acara Pembentukan PC DMI Kecamatan Semparuk.

Skema kedua melalui penempatan petugas penjagaan di perlintasan. “Nanti pelaksanaannya kita tunjuk,” ujar Prabowo.

Pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran mencapai Rp 4 triliun. Fokus utama diarahkan pada peningkatan keselamatan transportasi.

“Sekarang saatnya sudah berapa puluh tahun tidak dilakukan sekarang kita lakukan,” ucap Prabowo. Masalah perlintasan sebidang juga mendapat sorotan dari DPR. Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda menyebut titik perlintasan tersebar luas di berbagai daerah.

Data DPR mencatat jumlah perlintasan sebidang di Indonesia mencapai 3.000 hingga 4.000 titik. Sebagian besar tidak memiliki penjagaan. “Saat ini hanya 1.200 an titik perlintasan sebidang yang dijaga baik oleh PT KAI, Pemda, maupun Dishub. Sementara ada 2.600 titik yang tanpa penjagaan,” kata Huda. “Sedangkan sisanya adalah perlintasan liar,” lanjutnya.

Baca Juga  Letjend TNI Richard Tampubolon Monitor Giat TMMD di Asahan

Kecelakaan di Bekasi menjadi latar sorotan ini. Kereta Argo Bromo Anggrek menabrak KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur. KRL tertahan di jalur karena terdapat rangkaian lain di depannya.

Rangkaian tersebut sebelumnya menabrak taksi yang berhenti di perlintasan sebidang. Informasi awal menyebut kendaraan tersebut mogok di tengah jalur.

Data hingga pukul 08.45 WIB mencatat 14 orang meninggal dunia. Sebanyak 84 orang lainnya mengalami luka-luka. Dampak insiden ini, PT KAI membatalkan 19 perjalanan kereta jarak jauh pada hari yang sama.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pos Peyekatan Polsek Silat Hilir Selalu Pantau Kendaraan Keluar Masuk

Berita

PENTINGNYA MENANAMKAN PENDIDIKAN AGAMA SEJAK DINI

Berita

HUT PDIP ke-48 di Salib Kasih

Berita

Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Dian Hadiri Serbuan Vaksin Kodim 1206/Psb

Arsip

Tak Ingin Spekulasi Soal Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Dorong Perubahan Partai Golkar

Berita

Kodim 1205/Sintang Laksanakan Upacara Pemakaman Militer Veteran Pembela Kemerdekaan

Berita

Kantor Imigrasi Kelas II Pematangsiantar Gelar Program Layanan Eazy Passport

Berita

Gubernur Kalbar H.Sutarmidji Hadiri Rakernas Akuntansi Pelaporan Keuangan Secara Daring