Tapsel, Kompas Nasional – Dalam hal memperingati HUT RI ke-75 warga perkampungan Sibola juga turut merayakannya secara amat sederhana. Tepatnya di Desa Batangtura Julu, Dusun Tanjungsunge, Sibola, Kabupaten Tapanuli Selatan (Kab Tapsel), Senin (17/8/2020)
Sapiruddin Harahap (51) warga setempat saat ditemui awak media di kediamannya, Senin (18/08/2020) menjelaskan, megahnya komplek perkantoran Pemkab Tapsel dan hanya berjarak lebih kurang 8 Kilometer, namun ternyata bukanlah menjadi jaminan bagi kami warga kampung Sibola bisa menikmati buah dari pemerataan pembangunan di Kab Tapsel ini, Ujarnya.
“Kami tinggal di perkampungan Sibola ini memang cuma 35 orang, dengan 8 Kepala Keluarga, namun kami kan juga bagian daripada NKRI. Yang berhak menikmati pembangunan dan buah kemerdekaan,” Ungkapnya.
Dikatakannya, bahwa keadaan kampungnya jauh dari kata merdeka. Pasalnya, mereka belum menikmati insfratruktur, MCK, arus listrik, tempat Ibadah yang masih memprihatinkan, tidak seperti daerah lainnya yang ada di Kab Tapsel, Ujarnya.
Disebutkannya, bahwa anak-anak bersekolah harus menempuh jarak 2 Kilometer dengan kondisi jalan tanah. Apabila malam tiba anak-anak belajar hanya dengan bantuan penerangan lilin dan lampu tellong, walau Dusun terdekat dengan mereka, sudah dialiri listrik.
Demikian pula rumah-rumah penduduknya juga tidak memiliki tempat mandi, cuci, kakus (MCK) dan untuk air minum hanya mengandal sumber mata air yang ada, Sebut Sapiruddin
Diharapkannya, agar Pemkab Tapsel turun melihat kondisi masyarakat perkampungan Sibola, agar mereka dapat menikmati Listrik dan pembangunan MCK serta tempat lbadah dan infrastruktur, Pintanya. (Pascal)







